CE : Jangan Ragu Dalam Menjalankan Tugas

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H.Cek Endra melantik serta melakukan pengambilan sumpah jabatan terhadap sedikitnya 39 Kepala Desa terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa serentak 2018.

Pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan di tribun lapangan Gunung Kembang komplek kantor Bupati, Sekasa (26/09).

Sebelum dilakukannya pengambilan sumpah jabatan, terlebih dahulu Bupati menanyakan kepada seluruh Kades agar sumpah diambil secara agama islam.

Bupati Sarolangun, H.Cek Endra dalam sambutannya mengatakan sebanyak 39 kepala desa yang terpilih pada Pilkades serentak melalui e-voting merupakan hal yang perdana di Kabupaten Sarolangun.

“Kita tadi sama sama menyaksikan pelantikan 39 desa hasil pilkades serentak dengan sistim E-Voting di provinsi jambi merupakan yang kedua di prvinsi, alhamdulilah berjalan dengan maksimal.” Ungkap Cek Endra

Selain itu Bupati juga memberi amanat kepada seluruh Kepala deaa yang baru saja dilantik agar tidak ragu dalam menjalankan tugas yang baru.

“Jadi kalian ini Sudah resmi menjadi kepala desa, jangan ragu ragu dalam menjalankan tugas, dan ini merupakan terbanyak saya memasangkan pangkat, saya hitung hitung tadi ada sekitar 120 pangkat yang dipasang,” jelasnya

Dengan dipasangnya pangkat dipundak Kepala Desa baru, bukan berarti lepas dari persoalan, akan tetapi dengan pangkat yang ada merupakan sebuah tugas baru yang harus dilakukan.

“Selamat, dipundak kalian sudah terbentang tugas untuk mensejahterakan masyarakat, yang kalah mohon maaf ini adalah kesuksesan yang tertunda, masih ada waktu yang akan datang. “Katanya

Majunya desa, Kecamatan dan kabupaten itu lanjut Bupati, berada di pundak Kades, dan para Kades se Kabupaten Sarolangun ini harus satu visi dan misi dengan Pemerintah.

“Kita harus satu visi untuk memajukan sarolangun ini, Bagi kades baru, pelajari visi misi kabupaten sarolangun ini. Berlaku lah adil dalam menjalankan tugas, jangan melihat itu lawan politik, lakukan hak-hak itu sesuai aturan yang ada. Siapapun itu adalah warga kita semua. Maafkanlah kesalahan itu, karena satu desa itu saudara kita semua, dan Selamatkan masyarakat kita, desa kita, jangan pula gara gara politik tidak ada lagi yang sholat berjamaah dimesjid, Jadi pemimpin yang sabar, jika pemimpin tidak sabar dari masyarakat maka rusak lah negeri ini, dan juga siap untuk dikritik, “Tegas Bupati

Berhasilnya melakukan Pilkades serentak dengan sistem E-Voting, Bupati berkeinginan dalam Pilkades yang akan datang, akan dilakukan hal yang sama.

“Kedepan tetap akan kita laksanakan sistim e-voting ini, pada tahun 2020 nanti akan ada lagi pemilihan kepala desa,” bebernya (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033