SAROLANGUN – Dengan luas wilayah 6,174 Km persegi, Sarolangun menyimpan banyak potensi wisata alam. Baik yang sudah dikelola untuk menarik wisatawan, maupun wisata yang masih alami. Pemerintah Kabupaten Sarolangun, menyiapkan konsep dan kebutuhan lain untuk pembangunan wisata secara bertahap.
Seperti di daerah Batang Asai, disini banyak menyimpan tempat wisata air terjun. Terdapat 2 tempat, yakni Bukit Berantai dan Pekan Gedang. Untuk menjangkau air terjun, pengunjung harus berjalan kaki yang memakan waktu 20 sampai 30 menit berjalan kaki. Pasalnya kendaraan belum sampai kelokasi air terjun.
Maka dari itu, Bupati Sarolangun H.Cek Endra memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata untuk meninjau lokasi agar di tahun depan peningkatan infrastruktur jalan akan ditingkatkan. Sudah, pengunjung tidak berjalan kaki.
“Kepala Dinas Pariwisata sudah saya perintahkan untuk meninjau objek air terjun yang ada dalam Kecamatan Batang Asai, pertama yang akan kita bangun adalah infrastruktur jalan menuju air terjun karena sekarang rata rata air terjun batang asai tidak bisa motor sampai dekat air terjun,” ungkap Bupati.
Kendati demikian, Bupati juga mengatakan tahun depan kendaraan akan diusahakan menjangkau lokasi air terjun.
“Saya harapkan tahun depan semua air terjun yang ada di Batang Asai ini, mobil bisa merapat ke posisi dekat air terjun. Sehingga masyarakat mudah untuk menjangkau itu, tambah lagi disamping ada pemandian air deras juga ada air terjun dan ada sawah sawahnya saya pikir ini cukup baik,” jelasnya
Ketika disinggung kabupaten lain peran aktif dari masyarakat dan kepala desa melakukan objek wisata dengan swadaya, Bupati mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Sarolangun telah memiliki konsep untuk meningkat destinasi wisata. Selain dapat meningkatkan objek wisata juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Sudah, kita sudah punya konsep dan pak kadis PU sudah menyampaikan konsep untuk membuka ekonomi kreatif bagi desa desa untuk membangun sendiri objek wisatanya di masing masing desa. Karena pariwisata ini merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat kita, jadi memang harus munculnya dari lokal masing-masing berlomba kades untuk memperkenalkan wisata didesanya.” tandas Bupati (Ajk)
