JAMBI – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi (Sekda), M. Dianto membuka Pertemuan monitoring dan evaluasi terpadu, pembangunan kelautan dan perikanan di Jambi tahun 2018. Bertempat di aula room Abadi Suite Hotel, Senin (15/10/18).
Pada kesempatan ini, M. Dianto menyampaikan demi mewujudkan kelautan dan perikanan yang mampu, maju dan mandiri, melalui program lanjutan KKP. Diharapkan semoga nantinya dapat berperan aktif, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi.
“Upaya mewujudkan kelautan dan perikanan yang mampu, maju dan mandiri. Serta diarahkan pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan lapangan pekerjaan dan pengetasan kemiskinan. Melalui program lanjutan KKP, yang mengarahkan pada kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan. Diharapkan dapat berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.” kata Sekda Provinsi Jambi itu, dalam sambutannya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa untuk mewujudkan itu semua, diperlukan untuk melakukan perencanaan yang matang. Serta pengawasan dari hasil pembangunan kelautan, dan perikanan itu sendiri, melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut.
“Dan juga peran serta dari seluruh stekholder perikanan, dalam pembangunan kelautan dan perikanan, di Provinsi Jambi. Agar adanya kesamaan langkah dan gerak, di semua tingkatan pelaku pembangunan kelautan dan perikanan yang ada di Provinsi Jambi.” tambahnya.
Dengan demikian, Sekda Provinsi Jambi itu mengatakan demi mewujudkan semua perencanaan tersebut, maka, perlu dilakukan upaya lebih dalam. Diantaranya yakni, meperkuan kelembagaan dan SDM kelauatan, mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan, meningkatkan produksi dan produktivitas hasil perikanan, serta memperluas akses pasar domestik dan internasional.
“Dengan itu, kami atas nama pemerintah provinsi Jambi, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, kepada Mementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Yang telah melaksanakan program dan kegiatan, serta telah mengalokasikan anggaran dan bantuan untuk seluruh pelaku usaha perikanan, yang ada di Provinsi Jambi.” pungkasnya. (Nrs)
