BERITA JAMBI – Masa-masa paling indah, di mana di rasakan pada saat sekolah, begitu pepatah mengatakan. Beginilah keceriaan hari pertama sekolah tatap muka dengan mematuhi Protokol kesehatan (Prokes) di salah satu SMA kota Jambi.
Namun keceriaan sekolah tatap muka ini, kurang di rasakan oleh Siswa/i SMA di Kota Jambi akibat wabah pendemi Covid-19.
Sekian lama mengikuti Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Siswa/i SMA/SMK di Provinsi Jambi kembali merasakan udara segar ruangan kelas. Hari pertama sekolah tatap wajah ini, di langsungkan sejak hari ini, Rabu (17/02/2021).
Sekolah tatap muka ini, di laksanakan sesuai amanat Surat Keputusan (SK) Gubernur, terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Bahagia bak mendapat hadiah, beginilah keceriaan Siswa/i SMA.
Baca Juga : Hampir 24 Jambi Hilang Di Gunung Masurai, 3 Mahasiswi UIN Jambi Ditemukan
Di kawasan Telanaipura DinamikaJambi.com mewawancarai AR (inisial) salah satu siswa SMAN 5 Kota Jambi, usai pulang dari sekolah. Ia mengungkapkan kebahagiaannya pada hari pertama masuk.
“Senanglah bang, lah lamo di rumah kan soalnyo lah bosan jugo dirumah capek jugo sekali masuk yo senanglah,” tuturnuya dengan bahasa daerah.
Bisa Bangun Pagi
Kemudian AR juga berkeluh kesah, merasa jenuh selama PJJ di laksanakan. Polosnya mengatakan, rutinitas sehari-hari terasa membosankan. Orangtuanya juga turut menyambut baik, sekolah tatap muka tersebut.
“Kalo mamak senang, soalnyo biak biso bangun pagi kan. Bangunnyo pagi nian, jam 5 sudah bangun. Biaso jam 8 baru bangun, kadang dak tebangun,” antusias AR.
Lihat Juga : Kabar Terbaru, Pembangunan Kawasan Industri Kemingking di Muaro Jambi
Saat jurnalis berkelakar, mengajukan pertanyaan memilih Sekolah Online atau tatap muka. Bilang tegasnya, AR memilih sekolah tatap muka. Ia beralasan, lebih efektif menerima materi pembelajaran.
“Kalo sekolah di rumah tu, guru ngejelasin tu dak ngerti bang susah di pahami. Mending sekolah tatap muko, kan jadi guru ngomong tu dengar nian paham. Kalo di rumah, yo kemanolah bang setengah ngantuk,” pungkasnya.
Selanjutnya, Ia mengatakan proses sekolah tatap muka, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan yang lengkap hingga wajib pakai masker dan faceshield.
Di mulai dari cek suhu tubuh, cuci tangan di gerbang sekolah dan saat memasuki ruang kelas. Serta membawa hand sanitiser pribadi.
Sambil menggenggam hand sanitizer, AR berharap wabah Pendemi Covid 19 segera berlalu. Agar keadaan, kembali normal seperti biasanya.
Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi
“Semoga cepat selesai lah bang. Biak masuk semua bang, masalah vaksin ni cepat-cepat di bagila,” tutupnya.
Sementara itu di ketahui bahwa, sebanyak 314 sekolah yang terdiri dari SMA, SMK dan SLB yang telah terverifikasi, untuk melakukan pembelajaran tatap muka di Provinsi Jambi. (Tr02)
