Bermodal Uang Jajan 20 Ribu, Seorang Petani Hamili Anak Tirinya

BERITA VIRAL – Baru-baru ini sebuah peristiwa di laporkan kepihak berwajib, di mana seorang petani tega hamili anak tirinya yang masih di bawah umur dengan mengiming-imingi uang jajan Rp 20 ribu.

Di ketahui seorang petani ini merupakan ayah sambung dari anak tirinya yang tengah di hamili olehnya.

Kemudian untuk menutupi perbuatan yang di lakukannya, Ia memberikan uang jajan agar tak melaporkan kejadian tersebut pada ibunya.

Melansir dari suara.com, seorang petani di Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak berinisial Y (39) yang memperkosa anak tirinya. Di ketahui mengiming-iming korban, dengan uang jajan senilai Rp20 ribu.

Baca Juga : Diduga Maling HP, Wanita di Jambi Ini Menangis Dalam Keadaan Setengah Telanjang

Dalam Hal tersebut di ungkapkan Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono saat di konfirmasi, Kamis (11/2/2021).

Indik mengatakan, selang beberapa hari usai Y menyetubuhi anak tirinya pertama kali pada 3 Agustus lalu. Y kembali memaksa anaknya, untuk memenuhi hawa nafsu. Dengan memberikan uang Rp20 ribu usai melakukan aksi bejatnya.

Pengakuan Korban

“Menurut pengakuan korban setelah melakukan persetubuhan Y sering memberikan Rp20 ribu kepada korban,” katanya menceritakan keterangan korban.

Indik mengatakan, uang tersebut di berikan Y sebagai iming-iming. Agar tidak melaporkan kepada E, ibu kandung korban. Y memberikan uang tersebut sambil mengancam korban.

“Nih buat jajan, tapi jangan bilang mamah,” ungkap Indik menirukan perkataan Y kepada anak tirinya.

Lihat Juga Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan

Selanjutnya di ketahui pula aksi bejat Y terhadap anak tirinya ini, di lakukan berkali-kali hingga akhirnya korban hamil usia 6 bulan. Terakhir kali perbuatan bejatnya Ia lakukan pada Sabtu (16/2/2021) lalu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Y di jerat perkara dugaan Tindak Pidana melakukan persetubuhan, dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Y di jerat Pasal 76D Jo Pasal 81, dan atau Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube