ATM BNI Kerap Nelan Kartu, Mantan Anggota DPRD Jambi Kecewa

JAMBI – Penarikan uang lewat Anjungan Tunai Mandiri terus meningkat. Transaksi lewat ATM, mempermudah nasabah untuk menarik uang, kapan dan dimana saja. Namun sayangnya, baru-baru ini dikabarkan banyak nasabah di Jambi yang mengalami gangguan hingga kartu ATM tertelan

Seperti yang terjadi di salah satu ATM milik Bank BNI 46 di kawasan Mendalo, tepatnya di depan Toko bangunan Anugerah Jambi. Pasalnya banyak nasabah yang kartu ATM nya tertelan saat mau menarik uang.

Menurut keterangan seorang sesepuh desa di kawasan Mendalo, H. Abdul Halim bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini sering terjadi kartu ATM nasabah yang tertelan. Termasuk, juga dirinya yang menjadi korban.

“Ya sudah sering kali terjadi, saya lihat boleh dikatakan hampir setiap hari. Tadi juga ada warga yang melapor dengan saya, kebetulan kan rumah saya dekat dengan ATM itu,” kata Abdul, Sabtu (14/9/18).

Berita Lainnya : Geger.. Tabrak Rumah Warga, Truk Batubara Didorong Ke Jurang Lalu Dibakar

Tidak hanya nasabah yang berasal dari Jambi saja yang menjadi korban kartu ATM nya tertelan, akan tetapi juga yang dari luar Jambi, seperti dari Medan dan Sarolangun.

Berita Lainnya : Presiden Jokowi Hadiri Peluncuran Go-Viet, Go-Jeknya Vietnam

“Kemarin juga ada sopir mobil dari Medan bilang dengan saya kalau ATM nya tertelan, dia bilang dengan saya, saya gak ada duit, bagaimana saya mau isi bensin katanya, sedangkan ATM saya tertelan, kan kasian. Ada lagi kemaren-kemaren orang dari Sarolangun, ATM nya juga tertelan. Ini apa kartunya yang sudah rusak, atau mesin ATMnya sudah tidak bagus,” jelasnya.

Melihat banyak yang mengalami hal demikian, mantan anggota DPRD Jambi itu menyarankan kepada pihak bank untuk segera memperbaikinya. Karena, tentu saja merugikan nasabah. Terlebih bagi nasabah yang dari luar daerah

“Ini kan bank milik negara kita juga, kalau kejadiannya seperti ini, kan kasian juga dengan banknya yang sudah berdiri sejak lama menjadi kepercayaan masyarakat. Dengan kejadian seperti ini kan rugi nantinya. Kalau memang tidak bisa diperbaiki, ya buang saja.” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada petugas bank yang bekerja di bagian tersebut, supaya bisa bertanggung jawab dan bekerja dengan baik sebagaimana mestinya.

“Untuk petugasnya, ya kerjalah dengan baik, bertanggung jawab. Kan mereka kerja juga digaji oleh bank tersebut. Jadi, tolonglah jaga nama baik bank itu, kan ini juga untuk kebaikan kita bersama. Saya ngomomg seperti ini juga untuk kebaikan pihak banknya dan juga demi kenyamanan masyarakat dalam menggunakan jasa dari bank tersebut.” pungkasnya. (Nrs).

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033