JAMBI – Titik panas atau Hotspot di Provinsi Jambi, pada musim peralihan saat ini mengalami penurunan jauh. Hal ini dikarenakan, sekarang sering turun hujan.
Seperti yang disampaikan Kurnia Ningsih, selaku Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Kalimatologi dan Geofisiki (BMKG) Provinsi Jambi, Senin (21/09/2020).
Kurnia mengatakan, titik panas di Provinsi Jambi pada bulan September ini, jauh berkurang dari pada Agustus kemarin.
Baca juga : Usai Gubernur, Mendadak Fauzi Ambil Alih Paripurna, Ini Alasannya
Apakah dengan turunnya jumlah titik panas ini, kemungkinan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), bisa lebih diminimalisirkan ?
Dirinya tak bisa menjawab secara pasti, namun yang terpantau tersebut adalah titik panas, bukan sumber api.
pun demikian, titik panas ini terlihat lebih menurun, dari bulan lalu.
“Yang jelas pada bulan september ini, ada 87 titik panas di beberapa wilayah di Provinsi Jambi. Namun itu titik panas bukan titik api,” jelasnya.
Sementara itu, perlu di ketahui juga pada musim peralihan ini, titik panas jauh berkurang.
Lihat juga video : Klik Disini
Baca juga : Putra Bungsu Walikota Meninggal, Paripurna DPRD Merangin Mendadak Terjeda
Kasi data dan informasi BMKG Provinsi Jambi ini, bahwa penurunan titik hotspot ini dipengaruhi oleh curah hujan,yang sering terjadi di musim peralihan saat ini.
“Dengan adanya kondisi cuaca yang hujan terus menerus, akan mengurangi titik panas yang terpantau oleh satelit.” pungkasnya. (Tr06)
