Angkutan Pariwisata Jadi Sorotan, Organda Jambi Minta Permudah Izin Operasional

BERITA JAMBI – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Jambi, minta permudah proses perizinan operasional angkutan pariwisata. Belakangan ijin angkutan jadi sorotan.

Sebagai informasi, maraknya terjadi kecelakaan di Pulau Jawa, membuat angkutan pariwisata turut jadi sorotan di Jambi.

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah V Jambi, gelar rapat soal penertiban angkutan pariwisata, Kamis (02/06/2022) lalu.

Pada pembahasan tersebut, BPTD V Jambi bakal lakukan penertiban bagi angkutan pariwisata yang tak memiliki izin. Pasalnya, untuk angkutan pariwisata sendiri, setidaknya terdapat 8 persyaratan yang harus dipenuhi.

Adapun syarat tersebut, mulai dari operasional bus hanya untuk keperluan wisata, serta dilengkapi dengan tulisan Pariwisata di kaca depan.

Selanjutnya, memiliki izin operasional, terdaftar di aplikasi SPIONAM Kemenhub. Tak hanya itu, bus pariwisata juga harus dilengkapi dengan alat pemantau kecepatan.

Ketua DPD Organda Provinsi Jambi, Madian Saswadi menuturkan, sejauh ini tak banyak perusahaan angkutan pariwisata yang memiliki izin.

Bukan tanpa alasan, sambungnya, proses administrasi cenderung menyulitkan pengusaha angkutan.

“Memang di Jambi, kita akui sedikit yang memiliki izin. Nah, keluhan dari kita, itu sulit perizinannya,” tukasnya.

Baca Juga : Marak Kecelakaan, BPTD Wilayah V Jambi Bakal Tertibkan Angkutan Pariwisata

Melihat hal tersebut, pihaknya meminta BPTD Wilayah V, untuk melakukan sosialisasi perizinan yang berbasis online. Sehingga, seluruh angkutan pariwisata dapat di mudahkan untuk mengurus perizinan.

“Kami meminta, proses perizinannya ini di mudahkan. Kalau tadi di bahas bisa di akses melalui aplikasi atau online, tentu kita berharap ini bisa terintegrasi dengan mudah. Sehingga, kita” kerja aman, dan berizin.” tutupnya.

(Rpa)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube