JAMBI – Terkait Harga TBS yang Akhir-akhir ini selalu menjadi perbincangan sekaligus ketakutan bagi para petani, karena ketidak merataannya. Pasalnya sebagain petani mampu memperoleh harga yang sesuai dengan yang sudah disepakati pemerintah, akan tetapi ada pula yang merasakan dibawah itu. Untuk itu, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Menghimbau supaya masyarakat terus berupaya dalam memperoleh buah yang layak, dan membentuk kemitraan. Sehingga bisa memperoleh harga yang lebih baik.
Hal ini disampaikan oleh Kasi Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Dharmawan saat dikonfirmasi DinamikaJambi.com, Senin (10/9/18). Dirinya menyampaikan supaya petani membentuk suatu kelembagaan, dan menjual TBS secara bermitra.
“Ya kepada masyarakat supaya menjual buah TBS ini secara bermitra atau membentuk kelembagaan, supaya buah ini tidak menumpuk. Kalau buah menumpuk, otomatis pembeli membatasi.” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dharmawan juga menghimbau supaya petani ini menggunakan bibit yang lebih baik, mengadakan pemupukan terhadap kebunnya. Sehingga nanti buah yang dihasilkan, lebih baik dan memuaskan.
Barita terkait : Petani Jambi belum sejahtera, Banyak Peraturan Menyiksa
“Kan TBS itu kan Tandan Buah Segar, jadi kalau dirawat denga cara yang bagus, pastilah hasilnya bagus. Beratnya, tingkat kematangannya, dan tandannya pun besar.” imbuhnya.
Selain itu, saat ditanyakan mengenai banyak yang beranggapan peraturan dari Disbun yang menganjurkan petani harus menggunakan bibit unggul dan pupuk, sangat memberatkan. Dirinya membantah hal itu, karena baginya pemerintah justru ingin membantu petani, supaya memperoleh buah dan harga yang lebih baik.
“Oh itu tidak benar, ya pemerintah pastinya ingin membantu masyarakat dalam memperoleh harga yang sesuai. Yang tandan buah segar, itu cuma bertahan selama 24 jam, kalau sudah lewat dari pada itu, itu sudah dak bagus lagi. Makanya kami anjurkan supaya petani ini menggunakan bibit yang sudah dipastikan kelayakannya, dan diberi pupuk. Kalau kebun sawit itu tidak menggunakan bibit yang lebih bagus, dan tidak diberi pupuk, tentu buahnya juga tidak maksimal, berarnya, tingkat kematangannya, serta tandannya.” jelasnya.
Untuk itu, Dharmawan mengatakan pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait TBS ini. “Makanya kami selalu menghimbau masyarakat, memberikan penyuluhan terkait bagaimana memperoleh TBS yang bagus. Kalau untuk harga kami pastinya ingin memberikan harga yang lebih baik, tapi harga kan ditentukan oleh pabrib,” pungkasnya. (NRS).
