Camat Pamenang Barat Akan Verifikasi Ulang Data Penerima Bantuan JPS di Simpang Limbur

MERANGIN – Terkait polemik perubahan data penerima bantuan JPS Pemerintah Provinsi Jambi di Desa Simpang Limbur Merangin yang baru-baru memanas, Camat Pamenang Barat Haidir akan lakukan verifikasi ulang.

Hla ini di ungkapkannya, saat di konfirmasi Dinamikajambi.com, Kamis (09/09/2021).

Baca juga : Seakan Lari Dari Tanggung Jawab, Camat Pamenang Barat Bungkam Soal Berubahnya Penerima JPS di Simpang Limbur

Sebelumnya, polemik data penerima bantuan JPS Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2021 ini kian memanas, setelah beberapa nama di coret dan di gantikan dangan nama yang baru. Ironisnya, nama-nama yang baru muncul tersebut tanpa melalui proses pendataan ulang.

Terungkap, ternyata data tersebut di ubah oleh mantan Camat Pamenang Barat Daryanto dan 2 staf nya saja. Wajar, bila hal itu menuai aksi protes dari warga setempat.

Dari informasinya, data penerima bantuan JPS Provinsi Jambi di Simpang Limbur Merangin ini memang di rubah oleh pihak Kecamatan Pamenang Barat.

Data tersebut di ubah oleh Camat Pamenang Barat terdahulu, ketika masih di pegang oleh Daryanto. Di mana, kala itu Daryanto memang meminta staf di kantor kecamatan untuk memverifikasi ulang data tersebut, untuk di gantikan dengan yang baru.

Kecamatan Rubah Data

Daryanto, Camat Pamenang Barat yang lama saat di konfirmasi pun membenarkan hal tersebut.

Bilangnya, Ia di minta oleh pihak kabupaten untuk mengirim data calon penerima bantuan JPS Provinsi Jambi tahun 2021. Boleh dengan data yang lama, maupun data baru.

“Ya memang di rubah, itu pun bukan kemauan saya sendiri. Kami bertiga kalau itu, ada Pak Sekcam Arif, pak Kasi Sutar,” terangnya.

Ia juga mengakui emang pihaknya tidak lagi menyerahkan pendataan melalui desa, takut menjadi polemik. Oleh karena itu, mereka pun memverifikasi data yang ada. Memang dua nama di haruskan untuk di ganti, karena di nilai tak layak untuk menerimanya.

Secara keseluruhan, Ia juga tidak tahu bagaimana keadaan ekonomi warga Simpang Limbur Merangin yang di gantikan. Ada beberapa nama, itu diusulkan oleh stafnya. Daryanto hanya mengusulkan dua nama yang di ganti, yakni Budi dan Yahya. Karena menurutnya, mereka tidak layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Kalau yang saya haruskan itu ya dua itu, Pak Budi sama pak Yahya. Pak Budi kan sudah jadi BPD dan pak Yahya, rumahnya ada dua gitu. Selebihnya, di usulkan oleh yang lain. Kalau tidak salah itu ada 5 nama. Jujur saya juga tidak tau semuanya bagaimana kondisi ekonomi nya, yang tau yang orang di situ,” paparnya.

Tanggapan Camat Yang Baru

Sementara itu, Haidir Camat Pamenang Barat yang baru di lantik beberapa waktu yang lalu, juga mengakui ada sedikit kesalahan dan tidak transparansi yang di lakukan oleh pihak Kecamatan Pamenang Barat waktu itu.

Haidir juga minta maaf, karena soal data bantuan JPS Pemerintah Provinsi Jambi tersebut, sudah ada sebelum Ia menjabat. Sehingga, belum tahu pasti bagaimana ceritanya.

“Makanya tadi saya kumpulkan staf saya, panggilkan Kades juga, untuk meminta keterangan soal data ini. Ke depan, ini akan kita verifikasi lagi dengan data orang-orang yang benar-benar layak menerimanya,” tukasnya.

Haidir juga minta maaf, di mana saat pertama kali di konfirmasi Ia seakan bungkam. Hal itu di akuinya, lantaran Ia belum mengetahui data tersebut. Mengingat dirinya juga baru di lantik menjadi Camat Pemenang Barat.

“Bukannya lari dari tanggung jawab, saya belum bisa beri jawaban karena saya baru jadi Camat. Data itu kan sebelum saya jadi Camat, jadi saya minta maaf kemarin belum konsen memberikan keterangan.” Ungkapnya.

Panggil Pihak Terkait

Terakhir, Ia pun memanggil pihak mulai dari BPD, kepala Desa dan Staf nya di kantor Kecamatan untuk menanyakan persoalan data tersebut.

“Jadi tadi saya panggil lah Staf saya, BPD dan kepala Desa Simpang Limbur untuk menjelaskan data tersebut. Alhamdulilah kita tahu di mana salahnya,” bebernya.

Untuk meluruskan hal itu, Ia pun mencoba menghubungi pihak Pos dan Provinsi untuk meminta waktu, agar penyaluran Bantuan JPS ini di tunda terlebih dahulu supaya bisa di verifikasi ulang. Karena, ada beberapa penerima yang di nilai juga tidak layak untuk menerima nya.

“Ia memang ada kesalahan dari kecamatan. Saya lihat juga ada guru yang menjadi penerima bantuan tersebut, kan itu tidak bisa sebenarnya. Makanya saya coba koordinasi dengan orang pos dan Provinsi, supaya penyaluran bantuan ini di tunda dulu. Karena ada data yang perlu di verifikasi ulang. Tapi sayangnya tidak bisa lagi,” bebernya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Pun demikian, untuk tahap kedua nanti Camat Pamenang Barat berjanji akan lakukan verifikasi ulang data tersebut, agar penerima bantuan JPS pemerintah Provinsi Jambi ini bisa tepat sasaran.

“Tahap selanjutnya akan kita verifikasi ulang. Karena saya juga tahu, kasian juga nama-nama yang di gantikan kemarin. Mereka layak menerimanya. Kalau untung sekarang biarkan pakai data itu dulu. Takutnya kalau kita ubah sekarang, nanti akan berpolemik lagi,” tegasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033