Heboh, Warga Ngamuk, Mau Vaksin Namun Salah Satu Puskesmas di Jambi Bilang Kuota Habis?

BERITA JAMBI – Baru-baru ini beredar sebuah video di Media Sosial Instagram, warga ngamuk dengan salah satu Puskesmas di Jambi, yang bilang kuota habis saat melakukan antrian. Tak ayal, berbagai dugaan pun mencuat. Apakah vaksin hanya untuk orang tertentu?

Hal ini di lihat dalam unggahan video akun instagram @Kabar_kampung_kito_ pada Minggu (11/07/2021), sekitar 1 jam yang lalu di posting.

Baca juga : Jeritan Masyarakat Merangin, Jalan Desa Muara Pangi Merangin Lumpuh Total

Dalam unggahan terlihat sejumlah warga mengamuk di depan salah satu Puskesmas di Jambi, karena saat mau antri vaksin malah tidak bisa. Alasannya, kuota untuk hari itu, sudah habis. Padahal, beberapa warga ini datang ke Puskesmas tersebut sekitar pukul 06.30 wib pagi.

“Dari beberapa hari yang lalu ada beberapa yang melapor juga datang ke Puskesmas, selalu di bilang Antrian Penuh. kasian warga yang sudah antusias Vaksin, tetapi bolak-balik kecewa karena Kuota selalu penuh.”

Selanjutnya, dalam unggahan tersebut juga di sampaikan, bahwa ada dugaan penyelewengan vaksin, hingga berbagai pertanyaan pun muncul. Ada apa?

“Telah terjadi dugaan penyelewengan antrian vaksin.
Vaksin hanya untuk orang2 tertentu saja…???,” sambung keterangan unggahan itu.

Selanjutnya, di unggahan itu juga di jelaskan awal mulai terjadinya keributan warga yang ingin di vaksin, di salah satu Puskesmas di Kota Jambi tersebut.

“Kronologi kejadian, Terjadi keributan antara masyarakat yang ingin di vaksin, dengan petugas PUSKESMAS PAKUAN BARU kota jambi.” Tulisnya.

“Masyarakat mendaftarkan diri untuk divaksin yang di jadwalkan hari sabtu tanggal 10 juli 2021. Dan sampai di lokasi jam 6.20 wib. tetapi ternyata pendaftaran sudah di tutup dan waktu di tanyakan kuota hari ini hanya 78 orang. Padahal setelah di tanyakan lagi kuotanya 200 orang per hari,” sambungnya keterangan unggahan tersebut.

Kemudian, juga di jelaskan saat di tanyakan warga soal prosedur vaksin tersebut, pihak Puskesmas tak bisa menjawab, dengan dalih sudah ada warga lain yang sudah antri.

Antri Jam 6 Lewat Tak Dapat Vaksin

Namun, menurut saksi di sekitar lokasi situasi Puskesmas sepi saat jam 6 pagi itu.

“Masyarakat menanyakan kembali bagaimana prosedur pendaftarannya, tetapi pihak puskesmas tidak mampu menjelaskan. Dengan alasan ada segerombolan orang yang datang sebelum jam 6. Padahal saksi matta kejadian menyatakan puskesmas masih sepi jam tersebut,” timpalnya

Tak ayal, terjadilah keributan antara masyarakat sipil yang ingin di vaksin dengan petugas puskesmas. Mereka menilai, bahwa Puskesmas ini hanya memilih orang-orang tertentu untuk di vaksin. Masyarakat pun kecewa dengan sikap Puskesmas tersebut.

“Apakah tidak ada vaksin untuk masyarakat seperti kami???,” Tutup keterangan akun instagram itu di unggahannya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Melihat unggahan tersebut, tidak sedikit warganet yang memberikan komentar. Bahkan, ada yang cerita hal yang sama yang Ia alami, masih tentang vaksin.

“Samolah kek di tempat ak, kami datang jam 7, antri sampai jam 11. Terus ada kawan datang jam 10, antri 10 menit, langsung di panggil. Eh ternyata petugas vaksin yo sanak sodaro nyo, wajarlah lah. Biak la gek ado balasannyo,” tulis akun @Revan**** di kolom komentar. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033