Bupati Cek Endra Pernah Non Job Staffnya Yang Tak Sholat Subuh Berjamaah

SAROLANGUN – Menjadi Kepala daerah tentu memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kemajuan suatu daerah, Bupati H Cek Endra pernah Non Job kan staffnya, yang tidak pernah ikut Subling atau Sholat subuh berjamaah.

Sebelumnya, kepala daerah sering kali memarahi staf nya, jika di beri tanggung jawab tidak bisa bertanggungjawab atas perintah atasan. Bahkan selalu terjadi penyegaran, di tubuh setiap dinas instansi (Reshufle,Red).

Baca juga : Bupati Sarolangun Sambut Kedatangan Walikota Bengkulu

Dengan adanya program Sholat lima waktu berjamaah, dan juga Subuh Keliling berjamaah di setiap Kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun yang di gagas oleh H Cek Endra.

Memang sejak awal program itu di jalan, terkesan sedikit memaksa bagi OPD. Karena setiap Subling selalu menggunakan Absensi kehadiran. Namun, di balik dari itu merupakan untuk diri sendiri mendekatkan kepada Allah. Dan itu merupakan suatu program pembangunan spiritual, di tubuh pejabat.

Terungkap Cek Endra Non Job Kan Staffnya Karena Tak Sholat Subuh Jamaah

Ketahuan, bahwa Bupati H Cek Endra pernah Non job kan staffnya, yang tidak pernah ikut Subling berjamaah.

Perihal ini, terungkap saat kunjungan kerja Walikota Bengkulu di rumah dinas bupati, Jum’at (25/06/2021).

Bupati Sarolangun tiga Periode saat menyampaikan program keagamaan, di hadapan Walikota Bengkulu dan rombongan.

“Saya bangga dengan staf saya, jujur saja 16 orang saya non job kan akibat tidak sholat subuh berjamaah. Tetapi setalah itu saya balikkan lagi, bukan berati saya tidak suka tapi itu adalah janji saya. Dan alhamdulilah saat ini, seluruh OPD sudah melaksanakan sholat berjamaah,” ujar.

Sebelum program Berjamaah dan Subuh keliling di lakukan di kabupaten Sarolangun, banyak kepala dinas di saat Dinas luar kota dan check in hotel.

“Alhamdulilah sekarang saat check-in hotel, yang di tanya terlebih dahulu masjid yang terdekat. Artinya program Subling ini merupakan spritual untuk diri sendiri.” jelasnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Tidak hanya para pejabat saja, yang merasakan dampak dari program Subling itu, akan tetapi kepala desa di kabupaten sarolangun juga berdampak.

“Banyak saya temukan kepala desa yang insyaf, dengan adanya program subuh berjamaah ini. Bahkan ada yang nangis saat bertatap muka dengan saya,” Ujar Bupati dihadapan Walikota Bengkulu. (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033