Hampir Sepekan Larangan Mudik, Begini Keadaan Terminal Alam Barajo

BERITA JAMBI – Beberapa waktu lalu, Pemerintah secara resmi menerapkan kebijakan larangan mudik. Pantauan awak media, kebijakan larangan mudik itu berdampak sekali di Terminal Alam Barajo.

Mulai berlaku sejak tanggal 6-17 Mei mendatang, aktivitas bus dan travel untuk mudik tentu tak boleh melintas. Lantas, bagaimana situasi Terminal Alam Barajo Jambi?

Bak lagu lawas berkata, bagai taman tanpa bunga. Begitulah penggalan kalimat yang menggambarkan situasi di Terminal Alam Barajo Jambi, pasca larangan mudik

Baca Juga : Curhatan Supir Mudik Dilarang Bikin Heboh, Warganet : Bikin Peraturan, Tapi Tak Beri Solusi

Dimana, pada tahun-tahun sebelumnya ramai dipadati penumpang yang hendak mudik.

Namun, seperti di ketahui sejak Kamis (11/05/2021) lalu, Dinas Perhubungan menutup sementara operasional TAB.

Wajar saja, penelusuran Dinamikajambi.com, tampak di lapangan tak satupun Bus terpakir. Pun, yang tersisa hanyalah aktivitas Pedagang yang tampak lesu.

Seperti penuturan Butet, salah satu pemilik warung kopi di TAB, seakan pasrah menerima kebijakan tersebut.

“Sepi kali, dilarang mudik, Pak Jokowi marah kalau mudik. Kalau bandal, nanti kena covid,” celetuk Butet, Selasa (11/5/2021)

Kadang Ada Yang Tersesat

Selanjutnya, Butet juga menambahkan, tak ayal Ia sesekali kedatangan tamu, yakni pemudik yang tersesat kehilangan arah.

Padahal, di depan tampak sebuah pos penjagaan yang di jaga oleh petugas. Namun, Ia menuturkan para pemudik yang tersesat itu enggan bertanya pada petugas.

“Kadang ada orang yang tersesat gitu, baru turun dari Mobil kan, gak tau jalan. Dia takut nanya sama petugas depan itu, takut di suruh putar balik mungkin ya,” bebernya.

Terakhir, pedagang yang telah belasan tahun berjualan di Terminal Induk Jambi ini mengeluhkan soal larangan mudik.

Baca Juga : Soroti Larangan Mudik, Dewan : Jangan Cuma Batasi Masyarakat, Bagaimana WNA

Baca Juga : Warga di Jambi Boleh Mudik, Tapi Harus Penuhi Ketentuan Ini

Yang mana, pada tahun-tahun sebelumnya, yang seharusnya puncak arus mudik beginilah untuk menambah pengasilan.

“Biasanya panen, tapi kalau sudah begini apa mau kita bilang. Ikut anjuran Pemerintah ajalah kita. ” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube