SAROLANGUN – Masih ingat pada Medio Oktober 2018 lalu, ?dimana Warga Sarolangun khususnya warga Sri Pelayang Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam) Kecamatan Sarolangun heboh dengan penemuan mayat laki-laki yang lehernya nyari s putus dikebun karet milik warga pelawan.
Kini, Aparat dari kepolisian Polisi resort Sarolangun Belum berhasil mengungkapkan kasus tersebut, namun anggota Polres Sarolangun tengah memburu pelaku pembunuhan terhadap korban Almarhum Hasan Basri ( 48 ). Bahkan identitas pelaku yang merupakan pelaku tunggal sudah dikantongi oleh pihak Reskrim Polres Sarolangun.
Kejadian itu pada Kamis (18/10) 2018 lalu (red), tepatnya di kawasan HTI dekat kebun karet di Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.
Kapolres Sarolangun AKBP Denny Heriyanto S.Ik, M.Si kepada sejumlah awak media saat Konferensi pers akhir tahun 2019 di ruang aula kantor Polres Sarolangun Rabu (18/12)mengatakan bahwa ia akan memerintahkan Kasatreskrim terus melakukan penyidikan dan pengembangan kasus tersebut.
“Untuk pelaku saat ini pihaknya sudah melakukan penyempitan ruang geraknya.iya Identitas pelaku sudah kami kantongi, tinggal kami melakukan eksekusi dan pelakunya murni tunggal, kini kami tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kapolres
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Hasan Basri (48) warga Sri Pelayang Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam) Kecamatan Sarolangun sempat pamit dengan keluarganya untuk pergi bekerja sebagai tukang ojek. Penumpang yang dibawa, sempat diperhatikan tukang parkir membawa senjata tajam.
Namun pamitan tersebut merupakan pamit terakhir kalinya, ia sempat dicari oleh keluarganya. Bukan apa-apa, usai pergi mengantarkan penumpang ke kebun karet tak pulang selama dua hari.
Merasa ada yang aneh, pihak keluarga mencoba mencari keberadaan korban dengan menyisir alamat penumpang yang diantarnya yakni di kebun karet milik H. Meru yang terletak di perbatasan antara HTI, sesampainya dikebun tersebut, betapa terkejutnya pihak keluarga menemukan jasad korban sudah tergeletak di tanah dengan bersimbah darah, saat diperiksa ditemukan bekas sayatan dileher korban yang nyaris putus.(Ajk)
