JAMBI – Untuk kesekian kalinya, Joko Widodo bakal menjejakkan kakinya di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Namun kedatangan orang nomor 1 di Indonesia ini bersama para relawannya, diharapkan membawa solusi bagi rakyat Jambi.
Hal ini disampaikan Djoekas Djoe Siburian, Direktur Relawan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jambi pada DinamikaJambi.com, Jumat (30/11). Bilangnya, sebagai Capres petahana yang mampu mengkoordinir sumber daya dan banyak potensi, sudah selayaknya kehadiran capres nomor urut 1, Joko Widodo ini memberi manfaat besar dan jangka panjang bagi masyarakat Jambi.
“Seberapa maksimal manfaat kehadiran capres petahana di Jambi akan sangat tergantung dari respon tim ses, Tim Kampanye Daerah dan utamanya relawan,” katanya.
Kontestasi Pilpres hanya tools (alat,red) untuk mencari kepala pelayan rakyat dan esseensi pilpres sendiri, ya melayani rakyat.
“Maka kami berharap semua timses, TKD dan relawan berpikir tentang kebutuhan rakyat Jambi. Pak Jokowi tidak butuh puja puji, pak Jokowi perlu masukan yg jujur dan membumi,” bilangnya.
Masih dikatakan Djoekas, masukkan itu yakni, bagaimana upaya nyata dan terukur dari pemerintah untuk membantu masyarakat perkebunan Jambi seperti Karet, Sawit , Pinang dan Kopra
Pemerintah tidak boleh berkelit bahwa harga adalah mekanisme pasar global. Namun, harus ada upaya melindungi para petani. Minimal, menciptakan jaring pengaman sederhana dgn cara memaksimalkan resi gudang, BUMN menampung hasil petani dengan harga yang layak.
“Pada intinya adalah rakyat harus menjadi focus perhatian, bukan hanya sebatas bilangan suara di bilik Pilpres,” tegasnya.
“Sekali lagi relawan, timses jangan fokus pada kandidat tapi fokus pada manfaatnya bagi rakyat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sesuai jadwal, Jokowi bakal turun ke Jambi pada 7 Desember. Sebelumnya, Presiden turun ke Jambi pada 2015 sekaligus bersua Suku Anak Dalam di Sarolangun.
