SULSEL – Luka parah yang diderita nenek Cora (90) tak dapat diselamatkan. Warga Dusun Sepe,e Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Bone, Selasa (21/08) menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat mendapat perawatan.
Sebelumnya, warga Bone dikagetkan dengan kasus penganiyaan oleh Rusdi (30) pada Nenek Cora. Rusdi yang tak lain cucu dari Nenek Cora, mengamuk dan membacok dengan sebilah parang. Peristiwa pada Jumat, (17/08) pukul 16.00 Wita, membuat sang terkapar dengan luka parah di wajah.

Tak sampai disitu, usai menganiaya nenoek, Rusdi keluar rumah sambil teriak dan memburu setiap orang yang ada disekitar lokasi. Sampai akhirnya, Anggota Polsek Ajangale, Kanit Shabara, Aiptu Panus melumpuhkan Rusdi yang sudah diberikan 2 kali tembakan peringatan. Pria yang disebut mengalami gangguan jiwa itu terus mendesak, hingga terpaksa dilumpuhkan.
Dikutip dari Mediainfonews.com, Rusdi tewas ditempat timah panas bersarang pada bahu sebelah kanan.
Sementara sang nenek, dilarikan ke rumah sakit. Sempat bertahan 4 hari di Rumah Sakit Tenri Awaru, Kabupaten Bone, Nenek Cori menghembuskan nafas terakhirnya. Ia dikebumikan di pekuburan umum didusun bettaru desa welado kecamatan Ajangale Kabupaten Bone.
