3 KKB Bergabung, Serang Warga Sipil Hingga Bunuh Anggota TNI

NASIONAL – KKB di Papua makin menggila. Kabarnya 3 kelompok KKB bergabung dan membabi buta, hingga serang warga sipil dan bunuh anggota TNI. Hal ini sontak bikin geger.

Betapa tidak, setelah bergabung KKB di Papua ini melakukan aksi teror dengan menyerang warga sipil, serta bunuh anggota TNI.

Baca juga : Pemprov Jambi Anggarkan 1,2 M Rehab Kantor HMI dan PMII Saat Pandemi, Ini Kata Dewan

Hal ini di sampaikan Kasatgas Penegakan Hukum (Gakum) Nemangkawi, Kombes Faisal Ramadhani menduga, tiga kelompok kriminal bersenjata (KKB) sudah bergabung.

Mereka kemudian melakukan sejumlah aksi kekerasan, terhadap warga sipil di Yahukimo, Papua.

“Dari penyelidikan yang di lakukan terungkap kelompok yang menebar teror, dengan membunuh warga sipil dan anggota TNI-AD,” ungkapnya, Rabu (25/8/2021), dilansir dari Antara.

Ketiga kelompok KKB itu, adalah kelompok Tenius Gwijangge, Temianus Magayang dan Senat Soll.

Selama bulan Agustus ini saja, KKB sudah menewaskan tiga warga sipil dan melakukan sejumlah aksi pembakaran.

KKB di Yahukimo sudah bercampur dengan masyarakat setempat, maupun mereka yang datang dari Kabupaten Nduga.

Faisal juga menyebut, mereka beranggotakan sekitar 30 orang.

Beberapa di antara mereka adalah penembak yang terlatih. Dan saat ini memiliki enam pucuk senjata api.

“Anggota Satgas Nemangkawi saat mengevakuasi karyawan di tembaki KKB, dan tembakannya terarah. Tetapi karena kami pakai mobil armor jadi tidak tembus,” bebernya.

Itu artinya, sambungnya, tembakan tersebut memang terbidik dan menggunakan senjata api itu, sangat terlatih.

“Namun, KKB di Yahukimo tidak memiliki pimpinan dan yang ada hanya tokoh-tokoh saja,” tuturnya.

Mantan Anggota TNI

Untuk di ketahui, Senat Soll adalah mantan anggota TNI yang di pecat karena di sersi.

Ia terlibat kasus pembunuhan bertanggungjawab pembunuhan, di Dekai yang terjadi tanggal 11, 20, dan 26 Agustus 2020.

Salah satu korbannya adalah Hendry Jovinski, yang merupakan staf KPUD Yahukimo.

Sementara Temianus Magayang, terlibat dalam pembunuhan dua anggota Yonif Linud 432 Kostrad.

Ia juga terlibat dalam perampasan senpi SS2 V1 kaliber 5,56, yang di bawa korban pada 18 Mei lalu.

Berita lain : Gubernur Optimis Ekonomi Jambi Tumbuh di Masa Pandemi

Sedangkan Tenius Gwijangge, di duga terlibat kasus pembunuhan empat pekerja bangunan di Kampung Bingki, Distrik Seradala pada 25 Juni lalu.

Dia juga di duga merupakan pelaku pembunuhan dua pekerja jembatan, di kali Barza beberapa hari lalu.

SumberPojoksatu.id

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033