2 SSK Brimob Polda Jambi, Diberangkatkan ke Ibu Kota

JAMBI – Sebanyak dua kompi atau 200 personel Brimob Polda Jambi diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalankan tugas melaksanakan pengamanan Ibu Kota dibawah kendali BKO Polda Metro.

Pelepasan pemberangkatan dua ratus anggota Brimob Polda Jambi itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS, Senin (22/4/2019) di VIP Bandara Sultan Thaha Jambi, kata Kabid Humas Polda Jambi, Kuswahyudi Tresnadi.

Pemberangkatan tersebut dalam rangka membantu Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat pasca pemungutan suara 17 April 2019 lalu di Ibu Kota Negara Jakarta. Personel Brimob yang diberangkatkan ada dua kompi atau berjumlah sebanyak 200 orang.

Jurubicara Kepolisian daerah Jambi, Kuswahyudi juga belum bisa memastikan berapa lama personel Brimob tersebut akan ditugaskan BKO di Jakarta namun yang jelas mereka diperbantukan untuk membantu tugas Polda Metro Jaya pasca Pemilu 17 April lalu.

Sementara itu untuk di wilayah Provinsi Jambi sendiri, pihak Polda Jambi menerjunkan sebanyak 1.705 personel kepolisian ke seluruh TPS di Provinsi Jambi untuk melaksanakan pengamanan pada Pemilu 17 April lalu.

Jumlah TPS di Provinsi Jambi ada 11.311 dan untuk pengamanan satu orang polisi bisa mengawasi empat hingga enam TPS yang ada di wilayahnya masing-masing. Kemudian kegiatan patroli pasca pemilu juga rutin dilakukan oleh aparat Kepolisian dan TNI secara bersamaan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Provinsi Jambi termasuk kedalam 16 provinsi yang rawan konflik pemilu sesuai dengan analisa dari Bawaslu dan menanggapi hal tersebut Polda Jambi membeberkan hingga saat ini Provinsi Jambi masih aman dan kondusif namun tidak menampilkan jika potensi konflik tersebut ada.

Saat dikonfirmasi ulang Dinamikajambi.com, Kuswahyudi menyampaikan bahwa benar hari ini Polda Jambi menurunkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan ibukota terkait pilemilu ini.

“Iya benar, untuk pengamanan Kbu Kota terkait situasi Pemilu ini. Kalau tidak diamankan, nanti kita tidak ada lagi Ibu Kota Dong.” katanya saat dikonfirmasi melalui selulernya, Senin (22/4/19).

Selain itu, dirinya juga menyebut pemberangkatan personil ini tidak hanya dari Polda Jambi saja, akan tetapi semua provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

“Sejauh ini Jambi masih aman, kalau daerah konflik memang ada, jika nanti kondisi yang sudah kacau maka tembak di tempat diperbolehkan tetapi dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya seperti dikutip dari Antaranews.com.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page