JAMBI – Beredar kabar bahwa ada 1 orang Kasang Pudak Muaro Jambi, meninggal dunia dan diduga karena Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan, Yes Isman beberkan hal terkait kasus tersebut.
Sebelumnya diketahui, bahwa 3 orang kakak beradik di Lorong Terusan, Kasang Pudak-Payo Selincah dikabarkan positif Covid-19.
Baca juga : Swiss-Belhotel Jambi Meluncurkan Produk Spesial Minuman
Kabarnya, seorang kakak dari 3 beradik ini meninggal dunia tadi malam. Sedang 2 lagi, masih di rumah sakit. Namun, ada juga orang tua dan adiknya, yang saat ini di karantina di rumahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kadinkes Muaro Jambi itu mengakui bahwa memang ada kasus warga Kasang Pudak, yang meninggal pada kemarin malam (24/09/2020).
Pun demikian, dirinya belum bisa memastikan apakah ada dari pihak keluarga, orang Kasang Pudak yang meninggal dunia itu, positif Covid-19 atau tidak.
“Kasang Pudak ini ini kasus yang meninggal, itu saya sendiri yang monitor. Tapi kalau yang positif ini kita belum tahu.” Kata Yes saat dikonfirmasi, Jum’at (25/09/2020).
Dinkes Muaro Jambi
Sejauh ini Dinkes Muaro Jambi sudah melakukan berbagai upaya, terkait kasus terkait kasus ini.
Bilangnya, pihaknya juga sudah menghubungi pihak desa, untuk melakukan melaporkan ke Puskesmas, agar dapat dilaporkan ke gugus Tugas.
“Mekanismenya kan yang hasil pemeriksaan kita, dari Balai POM diumumkan oleh Gugus Tugas. Supaya jangan beda dengan kita. Nah kalau yang diumumkan tim Gugus kemarin, yang diumumkan dari Kecamatan Bahar dan Sekernan.” Terangnya.
Untuk itu, mengenai kasus positif dari Kasang Pudak ini, masih ditelusuri. Tes yang dilakukan, dari mana.
“Kalau yang positif ini di Pudak ini yang masih belum tahu kita, kan yang kasus positif ni orang sering salah. Positif Uji Swab melalui balai POM, atau reaktif Rapid Tes. Kan kami menyebut data yang sesuai dari hasil Swab dari balai POM,” paparnya.
Ia juga menambahkan, kadang banyak juga masyarakat yang tes melalui TCM, yang itu tidak dilaporkan. Begitupun dengan hasil Rapid Tes, yang reaktif.
Bingung
Tak ayal, mereka pun bingung. Karena selain belum memperoleh informasi yang jelas, posisinya pun mereka belum tahu jelas dimana.
“Yang reaktif ini kan perlu ditindaklanjuti lagi. Kemarin sudah saya suruh lapor ke Puskesmas di Pudak, dan mereka sudah bisa melakukan Uji Swab. Jadi di Swab dulu, baru dilaporkan.” Jelasnya.
Oleh karena itu, nantinya Kadinkes Muaro Jambi ini akan menginstruksikan Kabid nya, untuk memastikan data pasien yang positif tersebut.
“Apakah positif Rapid, apakah positif di Raden Mattaher. Karena di Mattaher itu Swab juga, tapi tidak masuk dalam rilis angka Gugus.” Ungkapnya.
Tak hanya itu, ia juga memastikan kalau yang resmi dari Balai POM, 3 orang pasien yang dikabarkan positif di Kasang Pudak tersebut, tidak masuk dalam rilis resmi Gugus tugas.
Lihat juga video : Klik Disini
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah saat dikonfirmasi juga mengakui belum mendapatkan data terkait 3 orang yang dikabarkan positif Covid-19 di Kadang Pudak tersebut.
“Belum, kita belum dapat data resminya.” Singkat Johan. (Nrs)
