Wow Pemprov Jambi Bakal Bangun Sport Center, Dewan Beberkan Konsepnya

BERITA JAMBI – Pemprov Jambi bakal bangun Sport Center bertaraf nasional. Konsep pembangunan multi years yang konon bakal menelan anggaran Rp 250 Milyar itu, datang dari studi banding.

Dalam pembahasan Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi, turut menyertakan wacana pembangunan Stadion bertaraf nasional.

Rusdi, anggota DPRD Provinsi Jambi memaparkan pembangunan sarana olahraga di Jambi tengah mereka bahas bersama Pemerintah Provinsi Jambi.

Bilang Rusdi, pembangunan Sport Center di Jambi menjadi target pembangunan pemerintahan Al Haris – Abdullah Sani. Rusdi sangat mendukung pembangunan itu, dan malah getol mendorongnya.

Ternyata, hal ini terjadi setelah studi banding DPRD Provinsi Jambi ke Sumatera Selatan lalu. Ia sangat terinspirasi pembangunan provinsi tetangga Jambi itu, khususnya sarana olahraga.

Baca juga : Muaro Jambi Rawan Kecelakaan, Kapolres Keluarkan 4 Imbauan Ini

Rusdi bilang, inspirasi pada Sumsel itu membuatnya serius dalam mendorong adanya tempat olahraga di Jambi.

“Contoh, Palembang mulai mencuat kemajuannya, saat menjadikan Jakabaring menjadi ikon. Nah, sejarah Indonesia juga begitu, Gelora Bung Karno. Sebenarnya, sektor olahraga ini salah satu kunci,” katanya.

Sport Center Jambi

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan Provinsi Jambi juga dapat mencapai hal tersebut. Ia mendorong, rencana pembangunan Stadion tersebut dapat segera disahkan. Mengingat, dengan adanya Stadion, juga akan membawa dampak perekonomian bagi masyarakat.

“Semisal, sport center ini tercapai kurun waktu 3 ini, saya rasa akan membawa dampak banyak. Tentu, masyarakat akan berduyun-duyun mendirikan usaha. Misal, bisnis kuliner dan souvenir, yang berada di dekat sport center tersebut,” ungkap Rusdi.

Tak hanya itu, Rusdi juga punya gagasan yang patut jadi perhatian pemerintah. Yakni pola pembangunan dengan mengandeng perusahaan yang ada di Provinsi Jambi dalam membangun.

Baik dalam membangun venue olahraga, atau sarana pendukung sport center yang konon dibangun di atas lahan 16 hektar itu.

“Kita utamakan venue yang belum atau kurang di Jambi. Nah nanti, Venue itu perusahaan yang bangun. Pola ini, merupakan pola pembangunan di Sumsel,” paparnya.

Pria yang lama bergelut di dunia teknik listrik ini mendorong desain stadion dengan sistem kelistrikan bawah tanah. Dengan teknik itu, potensi gangguan infrastruktur akan kecil kemungkinan terjadi.

“Mengatasinya, desain aliran listriknya di buat dari bawah tanah. Sehingga, potensi gangguan listrik itu kecil. Artinya, ketika ada event urusan infrastruktur penerangan dan lainnya, tak menjadi persoalan,” ujarnya.

Lihat juga video : Asli Bagak, Acuhkan Panggilan DPRD Merangin, Camat Pun Dicuekin

Kendati demikian, Ia juga menyentil soal anggaran olahraga di Provinsi Jambi, yang hanya berkisar 2 Milliar per tahunnya. Namun, jika rencana tersebut dibarengi dengan regulasi yang mendukung, maka tak menutup kemungkinan Provinsi Jambi dapat menjadi tuan rumah kejuaraan nasional.

“Ketika memang, nanti telah rampung semuanya. Tidak menutup kemungkinan, kita bisa mengajukan menjadi tuan rumah kejuaraan. Minimal, Porwil, PON bahkan Se Games seperti di Palembang.” katanya.

Baca Juga : Sport Center Mangkrak, Dewan Sindir Pemkab Tanjabbar

Ia optimis pembangunan sport center di Kota Jambi tersebut terwujud. Selain mewujudkan janji pemerintah, porsi pembangunan di Jambi akan seimbang.

“Selama ini pembangunan untuk Kota Jambi kan kecil, sekitar 5 Milyar pertahun, sementara kabupaten lain bisa 30 sampai 40 milyar,” pungkasnya.

(Red/Ren)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033