Warga Soal Dana OKP Durian Luncuk, Tapi Kecamatan Mengaku…

BATANGHARI – Menindaklanjuti laporan warga tentang dugaan penyelewengan dana hibah tahun 2017 oleh Ketua Pemuda Kelurahan Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV, tak diketahui pihak kecamatan.

Hal ini diketahui, saat Dinamika Jambi mencoba mengkonfirmasi ke kecamatan melalui Bagian Keuangan di Kantor Camat Batin XXIV, Rabu (07/01)

“Saya tidak tau kalau masalah dana hibah OKP tahun 2017. Karena saya baru tiga bulan menjabat dibagian keuangan,” ujar Rahman SP, Kepala Bagian Keuangan saat ditemui ruang kerjanya.

Untuk diketahui, Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, merupakan salah satu daerah yang menerima dana bantuan organisasi kepemudaan (OKP) dari pemerintah kabupaten batanghari. Namun sangat disayangkan, pengelolaan dana tersebut terkesan tidak transparan dan menyalahi aturan.

Berdasarkan laporan dari warga setempat, dana bantuan tersebut hanya dibelikan pengeras suara dan tidak diketahui lagi lebihnya dikemanakan.

“Dana kepemudaan kelurahan durian luncuk itu dikelola oleh Zik (ketua pemuda,red). Setahu saya, pada pencairan pertama sejumlah 10 juta hanya dibelikan pengeras suara, sedangkan pencairan kedua 15 juta tidak diketahui membeli apa, jadi jumlah dana tersebut semuanya 25 juta,” kata seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan Ketua Pemuda tersebut belum dapat ditemui untuk memberikan klarifikasi terkait permasalahan ini. (Akr)