Waduh, Mobil Dinas Pemkab Tanjabbar 5 Bulan Terbengkalai di Pinggir Jalan?

BERITA TANJABBAR – Mobil kendaraan dinas milik Pemkab Tanjabbar, dengan Nopol BH 1094 EZ jenis Terios warna hitam, tertonggok di pinggir jalan hingga berbulan bulan oleh penggunanya.

Kendaraan dinas tersebut di ketahui, sudah 5 bulan di terbengkalai di jalan Sriwijaya Kuala Tungkal dan sampai saat ini, belum di ketahui di pakai oleh dinas mana.

Baca juga : Heboh Perumahan Jalan Emas Persada, DLH Muaro Jambi Langsung Respon

“Mobil dinas ini sekitar 5 bulan terparkir di sini. Kita tidak tahu dinas mana yang punya,” kata warga setempat.

Sementara itu, informasi yang di dapat di bagian Aset daerah Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), jika kendaraan dinas tersebut 0engunaannya dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Selain itu, Mobil Dinas Pemkab Tanjabbar ini, dari informasinya di peruntukkan untuk kendaraan dinas
dokter spesialis RSUD Daud Arif.

“Itu kendaraan dinas untuk dokter spesialis RSUD,” kata Raji’un Sitohang, Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjabbar.

Ia juga menyebutkan bahwa, jika kendaraan dinas tersebut memang tidak di perlukan untuk di pakai lagi. Untuk itu, nanti pihaknya akan menarik kendaraan tersebut.

“Kita akan tarik, abis di tarik baru kita akan panggil pihak RSUD. Kenapa kendaraan dinas di biarkan tertonggok berbulan bulan di pinggir jalan,” tegasnya.

Tanggapan Pihak RSUD Daut Arif

Terpisah, Dirut RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Elfry Syahril, membenarkan jika kendaraan dinas BH 1094 EZ jenis Terios memang kendaraan, untuk Fasilitas kegiatan operasional dokter spesialis mata RS Daud Arif.

“Ya itu kendaraan dinas untuk dokter spesialis kita. Memang kita berikan fasiltas operasional mobil dinas,” bilangnya.

Saat ditanya kenapa kendaraan dinas tersebut seakan di biarkan begitu saja, hingga berbulan-bulan di pinggir jalan. Ia menyebutkan, bahwa dokter tersebut
Memang di rumahnya di sana.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

“Kalau memang dia (dokter) tidak membutuhkan lagi, untuk dipakai bisa tarik. Akan kita di berikan kepada dokter spesialis yang lain,” tegasnya.

“Informasi ini, saya baru di kasih tau orang Aset Pemkab Tanjabbar. Makanya bagian aset RS umum, masih menghubungi dokter yang bersangkutan. Cuma kita belum tahu informasi nya seperti apa,” tukasnya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033