Wacana Usulan Presiden 3 Periode, Pengamat Jambi : Mending Ngurus PEN dan Covid-19

BERITA POLITIK – Wacana usulan jabatan Presiden RI 3 Periode, tampaknya santer di perbincangkan. Pengamat Politik Jambi, Mochammad Farisi menilai 2 Periode cukup, mending bahas PEN dan Covid-19 yang lebih penting.

Hal ini di sampaikan Farisi saat di konfirmasi Dinamikajambi.com, Selasa (22/06/2021).

Baca juga : Walikota Fasha Bantah Kota Jambi Di sebut Zona Merah Covid-19

Sebelumnya, melansir dari CNNIndonesia.com, usulan Presiden 3 periode ini di wacanakan oleh kelompok yang mengatasnamakan Relawan Joko Widodo-Prabowo Subianto.

Menanggapi itu, Pengamat Politik Jambi Farisi tampak tak setuju. Apalagi, soal jabatan presiden sudah di atur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Lagi pula, menurutnya 2 periode masa jabatan presiden RI itu sudah cukup, jika berbicara negara demokrasi.

“Aturannya sudah jelas, hanya 2 periode. Ini kan pikiran politik ya, sah-sah saja hanya berupa usulan. Tentu, mereka punya motif politik bermacam-macam di baliknya. Tapi, saya pikir jika bicara negara demokrasi, 2 periode sudah cukup,” ungkap Farisi.

Tidak Ada Urgensi

Akademisi lulusan Magister Ilmu Hukum Universitas Gajah Mada ini juga menjelaskan, bahwa aturan tersebut telah ideal diterapkan.

Selain itu, rencana pembangunan jangka panjang nasional, juga telah ditentukan dalam RPJPN. Itu artinya, siapapun Presiden terpilih pada 2024 mendatang memiliki tugas yang sama.

“Kita kan, sudah ada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) selama 20 tahun. Nah, desainnya Indonesia itu sudah ada di rencanakan. Jadi, tidak perlu khawatir,” tambahnya.

Ada Hal Yang Lebih Penting

Alih-alih mendukung usulan tersebut, Ketua KOPIPEDE Jambi ini menyebutkan banyak hal yang lebih penting dibahas, selain dari itu. Terutama soal Pandemi Covid-19, yang tentunya akan menggerus perekonomian masyarakat. Atau bahkan negara.

Belum lagi, soal realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)yang, yang di wacanakan pemerintah.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Tak di pungkiri, bahwa PEN ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, di tengah situasi Pandemi saat ini.

“Saya rasa tidak ada yang menjadi kekhawatiran, karena sudah jelas. Siapapun pemimpinnya, itu pasti bicara soal kesejahteraan rakyat. Nah, mending yang di usulkan itu penanganan Covid-19. Kemudian, Pemulihan Ekonomi Nasional,” tutupnya. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033