Video Call Makan Es Krim, Kenangan Pilu Putri Kehilangan Suami dan Anak

PANGKALPINANG – Wahyu, salah seorang warga Padang Baru, Kota Pangkalpinang, dinyatakan ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Sang istri, Putri makin kehilangan lantaran sang anak, turut dalam penerbangan itu.

Kepergian Wahyu dan anaknya yang berusia 4 tahun itu ke Jakarta disampaikan Putri, lantaran ingin menonton laga sepakbola Piala AFC U-19 antara Indonesia dan Jepang.

“Usai nonton bola masih sempat video call. Cerita seru nonton langsung sambil makan es krim,” cerita Putri di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Senin (29/10/2018).

Wahyu sendiri kata Putri, berangkat ke Jakarta pada hari Sabtu tanggal 27 Oktober.

“Pas sebelum berangkat dari Jakarta telpon minta jemput,” tambahnya.

Namun kata Putri, pesawat yang ditumpangi tidak kunjung tiba hingga informasi yang didapat bahwa pesawat yang ditumpangi oleh suami dan anaknya hilang kontak.

“Niatnya saya ingin menjemput suami dan anak saya namun pesawat yang mereka tumpangi dari Jakarta belum juga mendarat di Bandara Depati Amir, hingga informasi kehilangan Lion Air JT-610 dilansir oleh pihak bandara,” tuturnya.

Berita Terkait : 178 Penumpang, Ini Data Terkini Penerbangan Lion Air Yang Jatuh

Kabar tersebut membuat Putri tak hentinya menangis dan sontak membuat tubuhnya lemas. Keceriaan wajah suami dan anak yang selalu mewarnai hidupnya kini tak lagi hadir.

Berita Lainnya : Gelapkan Minyak, 3 Staf Pertamina di Jambi Ditangkap Polisi

Putri berharap ada keajaiban terkait tragedi tersebut serta suami dan anaknya di temukan dengan selamat.

“Semoga ada keajaiban, keluarga saya ditemukan dengan selamat dan jika memang sudah meninggal, jenazahnya dapat ditemukan,” harapnya.

Sumber : KlikBabel.com