Terkait Tudingan Darmawan, Jaksa Sebut Tidak Tau

MERANGIN- Darmawan, sang terpidana kasus pajero sport Merangin 2015, yang menyatakan oknum jaksa yang meminta upeti atau menerima aliran dana ‘tak sehat’ senilai Rp 120 Juta mendapat sangkalan.

Oknum jaksa berinisial TA saat dikonfirmasi terkait tudingan Darmawan, mengaku sedang berada di Bandung saat dihubungi via  ponsel mengaku, sama sekali tidak tau menau ihwal persoalan tersebut.

“Saya tidak tahu soal itu, saya benar – benar tidak tahu,” ungkap jaksa TA menyangkal tudingan, atas penerimaan aliran dana uang ‘tutup kasus’, lewat delik kasus penyelidikan Bimtek DPRD Merangin 2009 – 2014 yang dilakukan pihak Kejari Merangin 2015 silam.

Seperti diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, jika dana Rp 120 juta sempat dikucurkan Darmawan, atas perintah pejabat sekretariat DPRD Merangin, berinisial YU dan JU.

“Dana tersebut saya serahkan terhadap staf DPRD Merangin berinisial BU atas perintah pejabat sekretariat DPRD Merangin berinisial NA dan YU. Dana tersebut diserahkan staf DPRD Merangin berinisial BU terhadap jaksa berinisial TA. Uang pengamanan-lah istilahnya, agar kasus  Bimtek DPRD Merangin 2009- 2014 yang tengah dilakukan penyelidikan pihak Kejari Merangin kala itu tidak diperpanjang.

Sejauh ini, BU yang kala itu merupakan staf DPRD Merangin, dan dua pejabat sekretariat DPRD Merangin inisial NA dan YU masih belum berhasil dikonfirmasi.

Tak hanya itu, Kejari Merangin kala itu yang dijabat inisial SR juga belum berhasil dikonfirmasi terkait tudingan sang terpidana. 

(rdc)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033