KALBAR – Baru saja penerbangan Indonesia berduka dengan kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, Sabtu (03/11) kecelakaan pesawat kembali terjadi. Pesawat terbang rendah, menghantam jalan di Ketapang.
Informasi yang dihimpun, pesawat tersebut milik PT Elang Nusantara Air jenis Thras PK-ELB. Kecelakaan di Kecamatan Marau, Ketapang itu tadinya menaburkan pupuk untuk kelapa sawit di perkebunan Sinarmas Group di Blok G, H 47.
“Kejadian kecelakaan tunggal pesawat tersebut sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Kebun Blok G, H47 Cendana Estate, Dusun Carik Desa Belaban Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, yang sedang bekerja mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun kelapa sawit milik PT Kencana Graha Permai Cendana,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Nanang Purnomo dalam keterangan tertulis di Pontianak.
Dilansir SuaraKalbar.co.id, kecelakaan pesawat dengan pilot warga Australia Martin Derren Scott dan co pilotnya dalam keadaan baik-baik saja. Namun pesawat tersebut, mengalami patah sayap, patah roda. Tidak ada ledakan dalam peristiwa itu.
Kronologis kejadian, yakni sekitar pukul 07.00 WIB pesawat seperti biasa mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun kelapa sawit milik PT Kencana Graha Permai Cendana Estate. Pesawat tersebut sudah melakukan bolak balik landasan sekitar 50 kali mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun tersebut.
“Sekitar pukul 11.00 WIB, Manager Cendana Estate, Imam mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan mendarat darurat di Jalan Kebun Blok G, H 47 Cendana Estate, Dusun Carik, Desa Belaban Kecamatan Marau, kemudian pihaknya langsung mendatangi TKP dan langsung menutup jalan tersebut dan Pesawat tersebut di tutup dengan terpal supaya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan,” kata Nanang.
Sementara itu, menurut keterangan
saksi mata yang ada di lokasi kejadian saudara Jumadi (40) pekerjaan operator traktor Cendana Estate menyatakan, sekitar pukul 11.00 WIB, pesawat terbang rendah dan tiba tiba pesawat turun dan menghantam jalan.
“Kemudian saksi melihat pilot keluar dari pesawat, pilot mengatakan dengan bahasa asing yang tidak dia mengerti oleh saksi mata seakan pilot minta panggilkan kru Bandara Cendana Estate, dan pilot menunggu di lokasi pesawat sampai menunggu kru bandara datang ke lokasi kejadian,” ujarnya.
Menurut informasi dari Imam, belum diketahui sebabnya pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan mendarat mendadak. Perusahaan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak KNKT, dan pihak KNKT akan datang ke TKP pada Minggu (ant)
