Tanggapi Tuntutan Pedagang, Maulana Akan Segel Ruko Yang Berjualan Sembako

JAMBI – Menanggapi tuntutan puluhan pedagang Pasar Talang Banjar Jambi, yang menggelar aksi depan gedung DPRD Kota Jambi Rabu (27/2). Wakil Walikota Jambi, dr. Maulana akan menerapkan Zonasi Steril dari Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut.

Sebelumnya diketahui, puluhan pedagang tersebut meminta tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi yang mendesak untuk segera pindah ke pasar tersebut. Sementara itu, keadaan pasar yang dinilainya belum episien membuat mereka menuai kendala.

Selain itu, Ditambah lagi dipinggir jalan Pasar tersebut masih banyak pedagang yang berjualan, sehingga mereka yang berjualan didalam pasar pun merasa rugi.

Melihat hal tersebur, Wakil Walikota Jambi bersama Asisyen I, Kadisperindag Kota Jambi, dan Polresta Jambi langsung menemui puluhan pedagang digedung DPRD, guna memberikan solusi terhadap permasalah yang terjadi di Pasar Talang Banjar tersebut.

Dikatakan Maulana, bahwa apa yang menjadi tuntutan dan penilaian pedagang tersebut, adalah hal yang ingin dilakukan Pemerintah Kota Jambi (Pemkot) sejak awal dibukanya pasar Talang Banjar itu.

Dirinya menyampaikan, bahwa semua tuntutan tersebut akan diterima, dan untuk para pedagang yang masih berjualan di kawasan itu akan ditertibakan. Sedangkan untuk fasilitas yang kurang, nanti akan diperbaiki.

“Semua tuntutan itu, adalah hal yang ingin pemkot lakukan sejak pasar itu di buka. Untuk penertiban juga sudah dilakukan dari 2 bulan yang lalu, namun masih banyak juga pedagang yang membandel, karena juga didukung dengan adanya pembeli.” jelasnya.

Untuk itu, Maulana menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membeli barang di sekitara jalan Pasar Talang Banjar tersebut, jika nanti diketahui masih ada yang bandel, maka akan ditertibakan dan dikenakan sanksi.

Tidak hanya pembeli, Wakil Walikota itu juga menegaskan bagi PKL yang masih berjualan kewasan tersebut, akan ditertipkan dan diberikan penidakan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi akan melakukan Zonasi Steril di kawasan tersebut. Apabila masih ditemukan ruko-ruko yang berjualan sembako, dan dagangan lainnya, maka akan dilakukan penyegelan.

“Kita akan melakukan sistem Zonasi Steril dari PKL. Jika masih ada ruko-ruko yang berjualan sembako dan danganan lainnya, makan akan kita segel.” pungkasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033