BERITA MERANGIN – Sempat populer pada jamannya, Taman Batu Merangin kini terbengkalai. Banyak sampah dan kambing, kondisinya patut jadi perhatian.
Awak media melintasi kawasan ini, Rabu 30 Maret 2022 siang sekitar pukul 15.00 Wib. Jangankan jadi kawasan wisata dan rencana seperti Kebun Raya Bogor, kondisinya kini mengkhawatirkan.
Bukan berlebihan, hal ini terlihat dari banyaknya sampah hampir di setiap titik kawasan ini. Beragam sampah plastik makanan dan minuman, juga terlihat kertas-kertas dan botol-botol.
Belum lagi, suasana gedung-gedung yang sedianya mungkin untuk tempat berjualan dan tempat informasi, terlihat mulai kusam dan reot. Atapnya, malah terlihat sudah rusak.
Mirisnya lagi, kawanan kambing terlihat di kawasan Objek Wisata Merangin. Ada 4-5 ekor, kambing berkeliaran disini.
Rumput-rumput liar terlihat mulai tumbuh di sisi taman hingga lantai dan tanggan Taman Batu Merangin yang terbengkalai.
Sementara lampu taman, terlihat rusak dan pecah. Padahal, lampu ini sedianya untuk menerangi Batu berusia jutaan tahun. Tangan jahil, merusaknya meski terlindungi besi-besi penutup.
Tatanan batu di taman ini, merupakan Batu Sungkai yang pernah jadi primadona. Batu ini, merupakan warisan mahal dari alam Merangin.
“Sayang sekali, tanpa terkonsep dengan baik. Padahal, kawasan ini penunjang Geopark Merangin,” kata pengunjung.
Sementara pantauan awak media, tempat ini jadi tempatnya para remaja dan muda-mudi. Mulai dari siang, sampai sore mereka bersantai di pojok-pojok.
- Baca Juga : Dibangun 24 Milyar, Gor Merangin Terbengkalai
- Baca Juga : Danau Pauh di Merangin Bikin Kecewa Dewan, Ini Masalahnya
Bukan tak mungkin, tempat ini jadi tempat remaja dan pemuda berbuat nakal. Apalagi, tempat ini terbilang jauh dari pengawasan.
Janji Pembenahan
Sebelumnya, Bupati Merangin, Al Haris yang kini jadi Gubernur Jambi, sempat mewacanakan kawasan yang berjarak 6 Km dari Kota Bangko itu, seperti Kebun Raya Bogor.
Ia menjanjikan berbagai sarana untuk melengkapi Taman Batu ini dengan kawasan Outbond, lintasan sepeda dan track jalan kaki melintasi pepohonan.
Konsep ini, sejalan dengan kawasan Air Terjun Rio Alif yang kini juga belum tersentuh pembenahan. Akankah, TBM berbenah atau makin terbengkalai?
