Saat Santri dan Pesantren Membuat Haru Bupati di Hari Santri

MUARO JAMBI – Peringatan Hari Santri Nasional ke 4 yang berlangsung di Lapangan Also Dano, Sengeti, Senin (22/10) menyiratkan banyak kisah dan perjuangan para Santri di pondok pesantren. Terlebih, acara yang di isi pawai itu, melibatkan para santri dari berbagai wilayah di Bumi Sailun Salimbai.

Lantaran itulah, Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busro terharu. Santri dan Pondok Pesantren datang jauh-jauh dengan biaya sendiri. Kegiatan yang digelar dengan semangat untuk merayakan hari jadinya.

“Memang, kita tidak ada anggaran untuk ini. Mereka modal sendiri. Biaya sendiri. Untuk mobil. Sewa mobil. Siapkan air, ambulans. Tadi kalau ada yang pingsan. Tapi semua, persiapan semua dari mereka,” bilangnya.

Baca Juga : PB NU Ajak Baca Do’a Tolak Bala Demi Dunia di Hari Santri 2020

Lihat Video : Klik Disini

Tak hanya itu, Bupati juga mendapati bagaimana perjuangan pesantren dan santri dalam peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.

Selain itu, dengan wilayah yang luas, tentu saja memakan waktu untuk tiba di lokasi.

“Tadi, pengurus pesantren juga bilang mereka sudah masak dari jam 3 subuh. Saya tanya, jadi anak-anak dikasih makan apa? Kami masak nasi serta lauk telur saja. Yang penting, anak kami bisa pergi roti,” kata Bupati setengah bercerita.

Selain itu, Bupati juga mengatakan memperjuangkan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 sehingga bisa lebih baik lagi. Pemerintah Kabupaten juga akan menganggarkan anggaran untuk Hari Santri.

“Kasian. Tahun depan janganlah. Tahun depan bagaimanapun akan kita anggarkan. Masa itu dak kito support,” kata Masnah.

Selain itu, Masnah juga berencana untuk mengaggarkan untuk kegiatan hari santri kedepannya, agar dapat berjalan lebih bagus.

“Berapa anggarannya, kita lihat saja nanti. Bagaimana acaranya, kegiatan apa saja dan mobilisasi, konsumsi. Kayak tadi kan, luar biasa,” pungkasnya. (Win)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page