Tak Dampingi Pasien, Bayi Meninggal Saat Proses Rujukan di Sarolangun

Sarolangun – Seorang bayi meninggal saat proses rujukan medis dari Puskesmas Kecamatan Air Hitam menuju rumah sakit di Kabupaten Sarolangun, Selasa (10/2/2026) dini hari. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan, kualitas pelayanan kesehatan

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan peristiwa memilukan itu terjadi pada dinihari sekitar pukul 03.00 Wib.

“Warga Desa Jernih mau melahirkan, kemudian ditangani bidan piket jaga 2 orang,” sebut sumber pada media ini.

Namun pada pemeriksaan, pasien bernama Lia itu harus dirujuk lantaran tensi darah tinggi dan bayi sunsang.

“Saat itu proses rujuk, ternyata sopir ambulance tidak ada. Nah pasien di suruh cari ambulance,” terang sumber lagi melansir Majambi.id

Informasi yang dirangkum, rujuk ke Rumah Sakit Umum Sarolangun itu dilakukan dengan mengunakan ambulance desa.

Dalam perjalanan tanpa didampingi pihak medis itu, pasien diduga melahirkan di dalam ambulans. Mirisnya bayi lahir dengan kondisi kepala bayi masih tersangkut di mulut rahim. Ambulans kemudian tiba di Puskesmas Kecamatan Pauh sekitar pukul 05.00 WIB.

Tenaga medis di Puskesmas Pauh melakukan tindakan darurat dan membantu proses persalinan di dalam mobil ambulans.

Namun, bayi perempuan yang dilahirkan tersebut diduga sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Terkait hal ini, Kepala Puskesmas Air Hitam belum menjawab media ini baik melalui telpon atau whatsapp. Hingga berita ini tayang, media berupaya mengkonfirmasi Dinas Kesehatan dan pihak terkait.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page