Sungai Irigasi Sepanjang 50 Meter, Disulap Bak Taman Ditengah Kota

MOJOKERTO – Pemuda-pemuda di Desa Lengkong, kecamatan Mojoanyar, Mojokerto patut dijadikan contoh para pemuda di daerah lain.

Pasalnya, pemuda-pemuda di ko ini berhasil menyulap kali yang kotor, bau dan penuh sampah menjadi bersih dan dipenuhi ikan-ikan. Sehingga, seperti bak taman ditengah kota.

Muhammad Irsyad mengatakan, dahulu, sungai kecil ini mengalami pedangkalan dan membuat daerah sekitar banjir dan di awal tahun 2019 sungai kecil yang aliran irigasi mengarah langsung ke sungai Brantas ini dinormalisasi.

Irsyad mengatakan, hampir setiap hari, mereka rutin membersihkan sampah yang terbawa aliran sungai. “Sekarang bisa dilihat sendirikan hasilnya. Sejak enam bulan terakhir kita dari kelompok pemuda pencinta lingkungan membudidaya ikan disini. Mulai dari ikan Nila, Mujaer dan ikan tumbruh,” cetusnya.

Sejak saat itu, tak ada satu pun penguna jalan maupun masyarakat sekitar membuang sampah di sungai ini. Mereka sadar jika membuang sampah di sungai sejernih ini, bakal ketahuan.

Irsyad dengan 11 pemuda lainya menyadari bahwa jika sungai bersih maka lingkungan akan sehat, terlebih menjadi edukasi bagi anak-anak untuk mengerti artinya menjaga lingkungan.

Sungai irigasi yang digunakan untuk mengairi sawah dengan lebar kurang lebih 4 – 5 meter, panjang 50 meter ini pun disulap menjadi sungai yang ramah lingkungan. Terlebih, bisa menyegarkan mata bagi lingkungan sekitar dan pengendara yang melintas.

“Hasil dari budidaya ikan di sungai ini akan kita kembalikan lagi untuk membeli bibit ikan hingga perawatan. Awalnya ya kita yang memulai dari RT 1, sekarang RT lain alhamdulillah mengikuti langkah kita,” jelasnya.

Irsyad berharap, apa yang dilakukan para Pemuda di Desa Lengkong ini bisa ditiru oleh pemuda-pemuda desa lainnya. Agar, lingkungannya menjadi bersih dan syukur-syukur bisa mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.

Sumber : Indopolitika.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page