BERITA JAMBI – Gerak cepat Pemkab Merangin mendapat apresiasi warga atas perbaikan jalan di Tabir. Sebaliknya, perusahaan siap-siap dipanggil.
Sebagai informasi, sejumlah ruas jalan di Tabir mengalami kerusakan ringan hingga berat. Pj Bupati Merangin, Mukti Said kemudian merespon dan memanggil OPD terkait untuk perbaikan jalan.
Namun sayangnya, keseriusan perbaikan jalan disorot warga. Hal itu lantaran alat berat tidak bekerja memperbaiki jalan.
Sabtu (20/4/2024) terpantau akses jalan yang meramaikan media sosial itu sudah diperbaiki. Pj Bupati Merangin mengkonfirmasi hal itu seperti perbaikan jalan di Tabir Timur dan Tabir Ilir.
“Penanganan Bukit Subur 3 titik yang rawan,” bilang Mukti pada media ini.
Baca Juga : Kerusakan Jalan Tabir, Pj Bupati Surati DPUPR Provinsi
Pun demikian, perbaikan jalan di Desa Mekar Limau Manis yang diterbitkan media ini, telah diperbaiki.
Ada 3 alat berat yang diturunkan Pemkab Merangin melalui DPUPR Merangin. OPD yang dikomandoi Zulhifni itu menambah 2 alat berat lagi yakni Bomag dan Backhoe Loaders sebagaimana permintaan warga pada media ini.
Over Tonase
Terkait hal ini, Kadis PUPR Merangin, Zulhifni mengatakan perbaikan jalan telah dilakukan pihaknya dengan keterbatasan anggaran.
“Kalau ada anggarannya, kita bisa mengerjakan teknisnya. Ini kita turunkan alat berat, mana pengerasannya,” katanya.
“Yang kedua, kalau jalan sudah mulus, itu mobil-mobil yang biasa 4-5 ton, jadi 15 ton. Jalan mulus, makanya jadi bubur,” sambungnya.
Over tonase ini menjadi penyebab kerusakan jalan lebih cepat. Padahal, bilang mantan Kadis Lingkungan Hidup Merangin itu, kapasitas jalan kabupaten hanya 8 ton.
Ia pun menyoroti soal perusahaan setempat, yang ada maupun mengunakan akses jalan. Zulhifni minta perusahaan jangan tutup mata dengan persoalan ini.
Berita Terkait : Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Merangin Turunkan Alat Rusak?
“Perusahaan itu perlu kita tanya. Jangan hanya mengambil keuntungan, dio (perusahaan,red) dak ado kontribusi. Jangan hanya pemerintah. Itu masalahnya sekarang,” katanya.
“Tadi sudah saya bilang ke pak bupati. Panggil itu perusahaan. Jangan jalan rusak, menyalahkan pemerintah. Giliran jalan diperbaiki, tonase dinaikkan,” sambungnya.
Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, kontribusi jalan dari perusahaan sangat diharapkan.
