Suara “PETI” Menggema di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sarolangun

SAROLANGUN – Di hari jadi Kabupaten Sarolangun yang Ke-22 tahun, Pemerintah Daerah menggelar acara sidang paripurna istimewa, di gedung DPRD Kabupaten Sarolangun, Selasa (12/10/2021).

Dalam rapat paripurna istimewa ini, telah hadir di gedung DPRD kabupaten Sarolangun, gurbernur Jambi Al Haris, ketua DPRD provinsi Jambi  Edi Purwanto, Bupati Sarolangun Cek Endra dan wakil bupati Sarolangun Hillalatil Badri. Kemudian, juga hadir tamu undangan pejabat Provinsi Jambi, serta pejabat dari luar provinsi Jambi.

Baca juga : Waduh, Website Pemprov Jambi Di hack, Begini Kata Kadis Kominfo

Sebelum sidang Paripurna DPRD Sarolangun itu di gelar. Terlebih dahulu para pemangku kebijakan yang telah hadir, di suguhkan dengan penampilan musisi lokal. Yakni Ismet Raja Tengah malam yang menyuarakan penolakan, penambang emas tanpa izin (PETI) di kabupaten Sarolangun. Terutama, di wilayah yang ada di Provinsi Jambi.

Saat Ismet raja tengah malam menyuarakan isi hatinya terkait peti, ruangan yang sering di gunakan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat itu, menjadi hening seketika. Terlihat semua tamu yang hadir baik itu Gubernur maupun tamu yang lainnya, terdiam mendengar suara petikan gitar yang di lantunkan oleh Ismet.

Penolakan PETI

Tak hanya itu, dalam tiga lagu yang di bawakannya juga memiliki unsur-unsur penolakan, terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di hulu Sarolangun.

“Sebelumnya kita sudah minta izin untuk tampil, dan alhamdulilah ketua dewan support. Saya berfikir karena kita tokoh muda Sarolangun, ini lah saatnya kita harus kompak. Serta bergandengan tangan untuk menyikapi persoalan ini.” Katanya.

Selain itu, Ismet juga mengatakan, apa yang di lakukan dalam ruang rapat paripurna, tidak ada unsur mengkritik kebijakan siapapun itu.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Yang jelas kita tidak ada maksud untuk mengkritik, namun ini sifatnya mengajak kita semua agar tetap menjaga keasrian daerah kita ini. Sebab air adalah sumber kehidupan, jika kita merajut dahulu, alangkah enaknya mandi di sungai. Namun hari ini Sama sama kita lihat, airnya sudah keruh bahkan sudah terkontaminasi dengan bakteri dan racun merkuri. Ini yang sayang disayangkan sekali,” imbuhnya.

Usai penampilan Ismet Raja Tengah Malam, para hadirin di suguhkan video dari ketua DPRD Kabupaten Sarolangun. Pertama perihal wisata yang berada di Sarolangun, terkhusus di kecamatan Batang Asai. Kemudian, grafis perkembangan Covid-19, di kabupaten Sarolangun. (Ajk)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033