BERITA JAMBI – Soroti program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kota Jambi, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Jambi Maria Magdalena, sebut usaha kerakyatan adalah pondasi perekonomian.
Sebagaimana di ketahui, beberapa bulan lalu Pemerintah Pusat, canangkan program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN di kota Jambi.
Baca juga : Terlilit Kabel Wifi di Jalan, Mahasiswi di Jambi Jatuh dan Terlindas Truk Hingga Meninggal Dunia
Guna merealisasikan hal tersebut, tiap-tiap Provinsi hingga Kabupaten/Kota di haruskan melakukan refocusing anggaran.
Tak ayal, hal ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena. Pada Dinamikajambi.com, Maria menuturkan, menyambut baik program tersebut.
Apalagi, bilangnya, Kota Jambi merupakan sentral perekonomian milik Provinsi Jambi. Yang mana, selain diisi oleh pusat-pusat niaga, juga turut di sumbang oleh UMKM dan usaha kerakyatan.
“Potensi ekonomi Kota Jambi, tentu ada pada sektor UMKM. Nah, apalagi di tengah Pandemi Covid-19 ini sangat terdampak, contohnya Pedagang Kaki Lima. Berbeda dengan toko modern seperti Alfamart, tidak begitu terdampak ya,” ungkap Maria, Selasa (12/10/2021).
Atas hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini menyarankan, agar pemerintah memprioritaskan pemberdayaan di beberapa sektor tersebut.
“Dalam arti, bukan semata-mata stimulan atau bantuan tunai ya. Kalau begitu, potensinya para pelaku usaha menjadi manja. Solusinya, bisa kita tempuh dengan menyediakan peralatan, atau sarananya maupun pelatihan-pelatihan,” tambahnya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Sehingga, bilangnya, melalui hal tersebut turut membawa dampak perekonomian yang luas. Betapa tidak, mengingat kembali Kota Jambi adalah sentra perekonomian Provinsi.
“Jadi, pemulihan ekonomi itu tidak terfokus pada pengusaha saja. Pun, rakyat juga ikut merasakan peningkatan ekonomi.” tutupnya. (Tr01)
