Soal Anggaran Covid-19 211 M, Dewan : Laporan Pemprov Tidak Jelas

JAMBI – Terkait realisasi anggaran Covid-19 Provinsi Jambi, senilai Rp. 211 M waktu lalu. Kata dewan hingga saat ini laporan yang disampaikan Pemprov Jambi tidak jelas.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, saat ditemui awak media di Gedung DPRD, Kamis (27/08/2020).

Baca juga : Brakk, Adu Kambing Mobil Vs Motor di Lintas Tungkal-Jambi

Edi mengatakan, bahwa saat ini terkait penggunaan anggaran Rp. 211 Miliar itu, pihaknya belum menerima laporan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, secara jelas.

Oleh karena itu, nanti laporan itu akan diminta kepada pihak Pemprov Jambi, agar realisasi anggaran Covid-19 ini dapat berjalan secara maksimal.

Pun demikian, ia mengakui bahwa pada bulan Juni kemarin, sudah ada dilaporkan penggunaan dana tersebut, sebesar Rp. 17 miliar.

“Tahap pertama kemarin ada dilaporkan, kalau gak salah ada 20 atau 17 miliar waktu itu.” Kata Edi.

Selain itu, ia membeberkan bahwa sejauh yang ia tau, baru-baru anggaran tersebut sudah direalisasikan sebanyak Rp. 70 Miliar. Itu pun belum diketahui pasti, kemana saja digunakannya.

“Cuma informasinya ada sekitar 70 Miliar digunakan. Wallahu Alam, saja juga tidak tahu. Apakah dampaknya itu betul-betul dirasakan masyarakat atau tidak,” bebernya.

Pun demikian kata Edi, laporan Pemprov tersebut tidak jelas. Karena hingga saat ini, pihaknya belum menerima secara rinci kemana saja dana itu digunakan.

“Belum. Mereka kan ada mekanismenya ada tembusannya, tapi ke kami belum. Kalau di awal ada dilaporkan, ada berapa kemarin 17 miliar. Itu bulan 6 lah,” imbuhnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Itu artinya, pihak DPRD Provinsi Jambi, hingga saat ini belum menerima laporan secara jelas, dari Pemprov Jambi terkait penggunaan anggaran Covid-19 yang senilai Rp. 211 Miliar tersebut.

“Ia, nanti kita tanyakan lagi.” Singkat ketua DPRD itu seraya menutup pembicaraan. (Nrs)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033