Setelah Diteliti Akademisi, Begini Potensi Ekowisata di Sungai Penuh 

BERITA WISATA – Usai di lakukan penelitian dan pengabdian di Desa Renah Kayu Embun Sungai Penuh, oleh Akademisi Universitas Jambi dan Lembaga Branding Cakap Kreatif, besutan Alumni UNJA. Ternyata, tersimpan sekelumit potensi Ekowisata di Sungai Penuh.

Pengabdian serta penelitian tersebut, di lakukan oleh Akademisi Universitas Jambi, yang diketuai oleh Nehru, S.Si., M.T. dan anggota Cicyn Rianto, M.Pd., dan Neneng Lestari, S.Pd., M.Pd.

Baca juga : Hadiri Turnamen Binaraga PBFI, Walikota Jambi Tawarkan Atlit Masuk Satpol PP

Dengan menggaet sebuah lembaga branding, pada prosesnya, Ifwan Adinata selaku CEO Cakap Kreatif menuturkan, terdapat potensi ekowisata bak harta karun tersembunyi di Sungai Penuh.

Di antaranya, potensi perkebunan kayu manis maupun kopi yang menjadi mata pencaharian masyarakat. Belum lagi, bilangnya, terdapat 2 potensi wisata taman bunga yang saat ini jauh dari publikasi.

“Bertipologi perbukitan, dan dikelilingi perkebunan. Selain itu, terdapat sungai yang mengaliri desa ini. Daya tarik utama dari desa ini yaitu, panorama Gunung Raya dan perbukitan yang mengelilingi desa. Terdapat dua wisata yang ada di desa ini, yaitu Aura Taman Bunga dan Oemah Kayu Embun,” ungkap Ifwan, Minggu (21/11/2021).

Potensi UMKM Belum Terjamah Optimal

Lebih lanjut, seraya menunjukkan rasa kagumnya, Alumni Fisipol Universitas Jambi ini menjelaskan, di Desa tersebut juga terdapat potensi UMKM sebagai penopang ekonomi setempat.

Namun, sejauh ini potensi ekonomi di Desa Renang Kayu Embun tersebut, masih terkendala soal pengembenangan produk. Misalnya, publikasi pemasaran hingga persoalan manajemen bisnis, yang terkesan menghambat pemasaran produk.

“Produksi oleh-oleh khas Kerinci, seperti kopi dan kayu manis. Permasalahan yang dihadapi, yaitu belum adanya pengembangan produk seperti branding, packaging. Kemudian, soal ilmu pengetahuan lainnya yang berhubungan dengan bisnis,” bebernya.

Untuk itu, pengabdian tersebut juga melakukan pelatihan maupun pendampingan bagi masyarakat setempat. Misalnya, pelatihan pengemasan produk yang menarik, serta pola pemasaran berbasis modern.

Manfaatkan Teknologi Digital, Gagas Video Dokumenter

Selanjutnya, mendorong pengembangan potensi wisata, Ia membeberkan, seyogyanya dapat memanfaatkan teknologi digital. Tak main-main, melalui pengabdian itu, pihaknya saat ini sedang menggagas sebuah video promosi ekowisata.

Sehingga, dengan adanya dokumenter tersebut, dapat memperkenalkan Desa Renah Kayu Embun hingga ke kanca Nasional. Alhasil, kedepannya para wisatawan akan berduyun-duyun, mengunjungi ekowisata tersebut.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Salah satu contoh strateginya, memanfaatkan video promosi wisata. Nah, video ini tidak hanya berguna sebagai media, untuk memperkenalkan ekowisata yang terdapat di desa Renah Kayu Embun pada masyarakat luas. Tetapi, juga akan menambah penghasilan masyarakat,” tukasnya.

Untuk di ketahui, desa Renah Kayu Embun berada di Kecamatan Kumun Debay, Kota Sungai Penuh. Selain pusat oleh-oleh, desa ini juga penyumbang komoditas sayur-sayuran, serta memiliki kopi khas pegunungan. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page