Setelah Diperbaiki, Warga Masih Protes LPJU? Ini Penyebabnya…

SENGETI – Meskipun sudah ada perbaikan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman terhadap kondisi Lampu Penerangan Jalam Umum (LPJU) di sejumlah wilayah Kabupaten Muarojambi, keluhan masih mencuat. Namun berbeda sebelumnya, keluhan kali ini lantaran LPJU menyala pada siang hari.

Kini, sekira 4 bulan setelah diperbaiki, LPJU tersebut malah menyala siang dan malam. Kondisi tersebut, terdapat di Desa Berembang, Tunas Baru, dan Desa Sekernan. Selain kondisi tersebut, juga banyak ditemukan kondisi LPJU yang tidak lagi menyala, tanpa sama sekali ada perbaikan dari pihak Pemkab.

Menurut Andi, warga Desa Sekernan Kecamatan Sekernan mengatakan, bila kondisi LPJU seperti ini terus dibiarkan, ia menghawatirkan akan berdampak terhadap cepat rusaknya LPJU serta membengkaknya pembayaran tagihan listrik. Sebab diketahuinya, pembayaran LPJU diambil dari 10 persen tagihan listrik masyarakat.

“Bila tidak cepat diperbaiki, kami takutnya tagihan listrik kami perbulannya menjadi mahal, sebabkan yang bayar LPJU ini kami masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Andi berharap kepada pihak instansi di Pemkab Muarojambi yang terkait, agar dapat segera menyikapi permasalahan LPJU ini. Karena menurutnya, bila kondisi ini terus dibiarkan ditakutkan akan berdampak negatif terhadap masyarakat dan pengguna jalan.

“Ya kalau tidak juga cepat diperbaiki LPJU ini oleh pemerintah, pasti cepat rusak, bila rusak tentu akan berpengaruh terhadap pengguna jalan, apalagi pada malam hari, yang akan menjadi rawan kecelakaan serta tindakan kejahatan karena gelap,” ungkapnya. (Din)

You cannot copy content of this page