BERITA JAMBI – Akhirnya kasus penganiayaan terhadap tukang bakso di Jambi, atas nama Iwan beberapa waktu lalu, akhirnya berujung damai di Mapolresta Jambi.
Pelaku atas nama Aswin, sepakat untuk saling memaafkan dengan korban. Keduanya, lebih memilih menyelesaikan permasalahan yang sempat viral tersebut, dengan kekeluargaan.
Baca juga : Gara-gara 40 Ribu, Hingga Aniaya Tukang Bakso di Jambi, AF Terancam Pasal 351 KUHPidana
Di katakan Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres saat di hubungi pada Selasa (08/12/2020).
AKP Handres membenarkan, bahwa kasus penganiayaan tukang bakso di Jambi, yang sempat di laporkan waktu kini berkahir damai.
“Keduanya sepakat damai. Antara Iwan dan Aswin mediasinya langsung, oleh pihak Polresta Jambi, Senin (7/12/2020) sore kemarin,” terangnya.
Ia juga menambahkan, bahwa dalam perkara tersebut pihaknya hanya melakukan pendampingan, tanpa ada unsur paksaan dari Polresta Jambi.
“Dari kita sendiri sebenarnya sudah siap mengirimkan perkara ini, ke pihak kejaksaan. Namun dari kedua belah pihak, sepakat melakukan perdamaian. Jadi kita utamakan Restoratif Justice,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, dia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam bertindak. Bersikap dan berbicara yang dapat menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Setiap perbuatan pasti ada ganjarannya. Kita harus yakini bahwa tidak ada perbuatan, atau pelanggaran yang tidak dapat di hukum. Semua akan di tindak,” imbuhnya.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Terpisah, Iwan si Mas Bakso Nasib mengaku legowo dengan penyelesaian permasalahan tersebut. Di mana yang berakhir, dengan cara penyelesaian secara kekeluargaan.
“Sudah lega, sudah jadi saudara mas. Jadi kedepannya saya juga nyaman, mau buka usaha di Jambi ini. Tidak terbebani lagi,” ujar Iwan, saat di hubungi media ini. (Tr09)
