Selama Pandemi Omzet Jamu ‘Kuat’ dan Jus Pinang Meningkat

BERITA BISNIS – Selama Pandemi Covid-19, tampaknya usaha jamu ‘kuat’ pria dan jus pinang mengalami peningkatan omzet. Salah satunya, outlet jamu Puji Sehat yang berada di kawasan Jl Tp Sriwijaya Kota Jambi.

Memasuki tahun kedua Pandemi Covid-19, ternyata membawa dampak yang berbeda bagi salah satu sektor usaha. Bukannya mengalami penurunan omzet, bisnis jamu kuat dan jus pinang malah mengalami peningkatan.

Hal ini di akui oleh, Aan pemilik uotlet jamu Puji Sehat di kawasan Jl Tp Sriwijaya Kota Jambi. Aan mengamati, dalam sehari mampu menghabiskan sekitat 30 gelas jamu dan jus pinang muda.

Yang mana, Ia melihat Covid-19 membawa tren konsumsi jamu masyarakat meningkat. Betapa tidak, hal ini berkaitan pada imun tubuh agar terhindar dari Covid-19.

Baca juga : Berikan Manfaat Bagi Pelaku Usaha Jambi-Suamtera Barat, PTPN VI Serahkan Bantuan TJSL Pada Mitra Binaan

“Selama Pandemi, adalah peningkatan omzet, bisa 30 gelas perhari. Jamu ini kan alami, jadi sebagian masyarakat menganggap penting jamu ini saat Covid-19. Jadi, bukan semata-mata fungsinya untuk stamina pria saja,” ungkap Aan, Selasa (12/10/2021).

Jus Pinang dan Jamu Pahit Paling Laris

Lebih lanjut, pria paruh baya ini menambahkan, outlet jamu yang di dirikannya sejak 9 tahun silam, terdapat berbagai macam minuman herbal. Dimulai dari ragam jenis jamu pahit, hingga menyediakan jus pinang muda, yang di blender dengan telur bebek. Lantas, apa yang khasiat dari jus pinang tersebut?

“Jus pinang super harganyo 25 ribu satu porsi, fungsinyo itu bisa juga untuk memperlancar BAB. Dan juga, khasiatnya untuk stamina pria lah saat berhubungan suami istri. Jadi, pagi-pagi itu kita bangun tidur, gak lemas tapi bugar,” tambahnya, sembari tertawa.

Sementara, untuk jamu pria yang paling di minati adalah jenis jamu pahit. Misalnya, Pasak Bumi, Kaca 7 Daun hingga jamu botolan. Sederet jamu tersebut, di banderol dengan harga 20 ribu hingga 50 ribu.

Di samping itu, Aan menuturkan, pelanggan jamunya terdiri dari berbagai kalangan. Dimulai dari kalangan pria paruh baya, usia 40 hingga usia 50 tahu. Bahkan, konsumsi jamu juga banyak diminati oleh pria usia 25 hingga 30 tahun. Kok bisa?

Lagi-lagi, Ia beranggapan jamu adalah minuman herbal yang multi fungsi. Di antaranya, untuk daya tahan tubuh hingga urusan durasi saat berhubungan suami istri.

“Contoh jus pinang ini, kan fungsinya untuk kesehatan perut kita. Nah, misal kalau perut ada gangguan, tentu ada pengaruh saat berhubungan,” timpalnya.

Stamina dan Durasi

Tak sungkan-sungkan, Aan menjelaskan, semakin berlanjut umur seorang pria tentu berpengaruh bagi stamina.

Belum lagi, bilangnya, pria yang mengalami penyakit kadar gula tinggi, biasanya mempengaruhi stamina saat berhubungan suami istri.

Tak ayal, Ia terang-terangan, dengan dibantu oleh jamu herbal atau jus pinang muda, maka akan menghasilkan stamina yang lebih jreng. Misalnya, dari yang 10 menit bisa bertambah hingga 20 menit.

“Saya juga ada riwayat gula, rutin tiap hari minum jamu. Kadang-kadang kan, kami ini kalau gula sedang tinggi, ngangkat pun enggak. Dengan jamu herbal, itu terbantu stamina dan durasinya.” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube