Selama Pandemi Covid-19, 50.891Tenaga Kerja di PHK

JAKARTA – Dampak dari Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, ada sebanyak 50.891 tenaga kerja di PHK. Serta 272.333 dirumahkan di DKI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah.

Baca juga : Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Sembako Covid-19

Andri menyatakan, 39.664 perusahaan dengan 323.224 tenaga kerja, terdampak virus pandemi Corona atau Covid-19.

Dia menyebut data tersebut terbagi menjadi dua pekerja yang dirumahkan, dan memutuskan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Jadi ada 6.785 perusahaan yang melakukan PHK, dengan jumlah tenaga kerja di PHK sebanyak 50.891,” kata Andri saat dihubungi, Kamis (14/5).

Sementara itu, kata dia, sebanyak 32.882 perusahaan, yang merumahkan perusahaan sebanyak 272.333 orang.

Andri menyebut data tersebut, diumumkan hingga 11 Mei 2020.

Sementara itu, dia mengakui tingginya jumlah perusahaan yang melakukan persyaratan, terkait menjalankan tugas sosial berskala besar (PSBB).

Terhitung mulai 14 April-13 Mei 2020 disetujui sebanyak 190 dari 1.145 perusahaan yang dibatalkan, aturan langsung dilakukan penyegelan.

“Dari jumlah itu ada 190 perusahaan / tempat kerja yang tidak dikecualikan (harus tutup), namun tetap melakukan kegiatan usahanya telah dilakukan penghentian, sementara kegiatannya,” ucapnya.

Sebaran PHK

Kata dia, jumlah tersebut tersebar di Jakarta Pusat sebanyak 32 perusahaan, Jakarta Barat ada 47 perusahaan. Kemudian 37 perusahaan di Jakarta Utara, 25 perusahaan di Jakarta Timur, dan 49 perusahaan di Jakarta Selatan.

Lalu ada pula 668 perusahaan, termasuk jenis usaha yang diizinkan selama PSBB yang mendapat izin.

Penyebab perusahaan itu, tidak melaksanakan seluruh protokol kesehatan, yang mengatasi virus corona atau Covid-19.

Perusahaan tersebut tersebar di lima kota administrasi, dan satu kabupaten di Jakarta.

Sementara yang paling tinggi melakukan perpindahan, di Jakarta Pusat dengan 165 perusahaan.

Sumber : Merdeka.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033