SAROLANGUN – Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Selasa (07/08) malam mengundang para ulama, kyai, dan tokoh masyarakat serta Kepala OPD kerumah Dinas Bupati Sarolangun yang terletak di kawasan Ancol Sarolangun.
Tujuan mengundang para tamu undangan itu, mengajak untuk melakukan kegiatan keagamaan yakni Manaqib dan berzikir bersama agar Kabupaten Sarolangun selalu diberikan keberkahan oleh Yang Maha Kuasa.
Selain Manaqib dan berzikir, Bupati sempat “curhat” serta mengajak para ulama, Kiyai, Pimpinan Ponpes dan OPD untuk melakukan evaluasi terhadap hasil Musabaqah Tilawil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi yang diselenggarakan Di Kabupaten Batanghari belum lama ini.
“Evaluasi hasil MTQ kemarin, kedepan kita akan melibatkan semua unsur para pimpinan pondok pesantren, para kiyai, para ulama, Ikatan Cindikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, untuk bagaimana mencari solusi agar prestasi sarolangun ini agar meningkat untuk MTQ yang akan datang,” ungkap Bupati usai acara.
Agar prestasi meningkat, Bupati meminta kepada para Qori Sarolangun untuk mempersiapkan diri.
“Mungkin kita akan mempersiapkan ini setahun sebelumnya, karena kita Sarolangun ini ingin serius dalam hal kepengurusan para MTQ ini. Harapan saya iya ingin juara satu,” tegasnya.
Kenapa kepengurusan lebih serius dari awal, katanya, yakni sebagai pembinaan rekruitmen dan juga nanti bagaimana cara menghargai Qori-Qori’ah.
“Untuk menginventarisir semua Qori-Qori’ah Sarolangun kembali ke daerahnya untuk memperjuangkan dan memajukan daerah ini. Saya tau banyak Qori-Qori sarolangun dipakai oleh kabupaten lain, nah ini saya memerlukan kerjasama dari para pimpinan pondok pesantren bagaimana memulai melatih Qori-Qori kita, membina dan mempersiapkan, karena waktu masih satu tahun lagi,” jelasnya.
Menurut Bupati, untuk menjadi juara tidak bisa instan, tetapi memerlukan pelatihan yang cukup panjang dan juga memerlukan anggaran pastinya.
“Insyaallah tahun depan kita sudah menaikkan anggaran LPTQ 2 kali lipat, inilah dasar ini nanti disusun program kegiatan dengan target yang jelas bahwa MTQ di tahun 2019 kita ingin jadi juara umum,” tandasnya.
Saat disinggung, apakah Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan mengorbitkan Qori-Qoriah terbaru ? Bupati mengatakan sudah dilakukan Tim penyeleksi yang melibatkan para kiyai, Pimpinan Pondok Pesantren.
“Sudah, kita sudah membagikan tugas, setiap pondok sesuai dengan keahlian masing-masing akan membina Qori-Qori kita sejak awal, dititipkan setiap pondok memiliki cabang cabang tertentu yang memiliki keahlian yang bagus, itu yang akan kita titipkan nanti sejawa,” bebernya.
Bupati juga sempat mengatakan bahwa dirinya sempat menawarkan bagi para Qori-Qoriah yang siap memajukan Kabupaten Sarolangun akan di berangkatkan ke Pulau jawa untuk menimba ilmu.
“Saya tadi menawarkan bukan hanya Sarolangun saja, tapi kalau memang itu khazibkirin keluar daerah kita siap kirimkan calon-calon Qori-Qori sarolangun ini dilatih diluar, tentu ini memerlukan perencanaan yang baik, penganggaran yang baik baru bisa kita lakukan. Jangan mendadak nanti lah dekat dengan MTQ baru mencari Qori, itu tidak mungkin sarolangun menjadi juara,” pungkasnya (Ajk)
