MERANGIN – Buntut dari uang senilai Rp 100 juta yang diduga diterima Sutan Adil Hendra (SAH), bakal berbuntut panjang. Setelah terbelit kasus Mahar Pilkada Kerinci 2017, SAH bakal dilaporkan ke Kopi Johny.
Hal ini disampaikan Fifi Maisari saat dikonfirmasi DinamikaJambi.com, Minggu (9/12) pagi. Bilang Fifi, upayanya untuk meminta uang Rp 100 juta yang diserahkan ke SAH, tak kunjung mendapat sambutan baik.
“Saya sudah berusaha dengan mendatangi rumahnya. Juga lewat telpon, WA tidak ada tanggapan,” kata Fifi menjawab awak media.
Terakhir, Fifi “mengamuk” di kediaman SAH yang terletak di kawasan Telanaipura pada akhir November. Istri Dermawan ini naik pitam, setelah sambutan buruk yang diterimanya.
“Saya tanya tukang yang lagi kerja saat itu, katanya pak Sutan Adil ada. Saat saya masuk, malah dibilang tidak ada. Dihadang 7 orang, salah satunyo Bendahara DPD Partai Gerindra, Yasir,” terang Fifi menguraikan kejadian itu.
Masih dikatakan Fifi, kekecewaan didapatkan saat Ia ingin menemui istri dari Legislator, Komisi X itu. Ia malah menutup pintu.
Berita Terkait : Sutan Adil Terbelit 2 Kasus, Pengamat : Blunder, Berbahaya
Gagal dalam kedatanganya hari itu, Fifi tak lantas menyerah. Ia bakal membawa kasus ini ke pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea lewat Kopi Johny. Koleganya, tengah mengupayakan hal tersebut.
“Tunggu saja tanggal mainnya. Bukan hanya Kopi Johny,” katanya seraya meminta keterangan lain disimpan.
Fifi tak main-main, Ia sudah mempertimbangkan permasalahan yang mendera keluarganya ini.
“Saya hanya ingin ketemu pak SAH. Saya ingin tanya, kemana uang 100 juta itu ke Kapolda, kemana? Atau dikasih ke hantu blau? Kalau ngak, siapa yang ngambil kalau bukan dia?” beber Fifi.
Lewat akun media sosial, Fifi juga menegaskan penyelesaian kasus ini. Ia hanya meminta untuk bertemu SAH
Sementara terpisah, Sutan Adil membantah banyak pernyataan Fifi. Melalui juru bicaranya, SAH mengklaim tidak berada di Jambi pada saat itu.
“Pak Sutan Adil ada di Jakarta. Ada kok tiket pesawatnya. Kita juga sudah tanya ke tukang yang kerja, mereka bilang tidak ada yang nanya. Mereka itu, kerjanya diatas,” beber Nazil
Disinggung dengan bakal melapornya Fifi ke Kopi Johny, pria berjambang ini meragukannya. Bilangnya, Hotman bukan pengacara biasa. Tidak asal menampung pengaduan.
“Saya tanya bukti, ada buktinya? Kalau ada, bawa kasusnya, lapor ke penegak hukum,” katanya.
Lantas, dengan kasus uang Rp 100 juta yang diduga sebagai ‘pelicin’ kasus Pajero Sport itu, SAH akan balik melaporkan Fifi sebagai pencemaran nama baik? Terkait hal ini, Naz menjawabnya hal itu sebagai resiko.
“Masyarakat sudah cerdas, mana yang benar, mana yang salah. Dermawan, atau istri Dermawan memberikan uang 100 juta itu tidak sedikit. Tentulah ada jejak digital. Siapa yang menerima, tentulah ada tanda terima, saksi-saksi, bukti-bukti, silahkan bawa ke penegak hukum,” bebernya.
