JAMBI – Calon kuat gubernur Jambi, Al Haris memang dikenal dekat dengan ibunda. Misalkan pada saat berangkat kemana pun, Al Haris selalu minta doa restu ibunda tercinta.
Hari ini, Sabtu (3/10/2020) sebelum berangkat safari politik ke Kabupaten Bungo Al Haris menyempatkan diri untuk minta doa restu ke Ibunda.
“Selamat pagi Ibunda tercinta pada pagi ini saya bersiap untuk berangkat ke Kabupaten Bungo. Saya minta doa restu ibunda dahulu, karena saya yakin bahwa restu ibunda Insya Allah di ridho Allah SWT,” katanya di video yang diupload akun instagram pribadinya @alharismrg23.
Cagub yang berpasangan dengan Abdullah Sani mengatakan yakinlah doa mereka luar biasa untuk kita anak-anaknya.
“Sayangi mereka diusia tuanya, bahagiakan mereka agar mereka beribadah dengan tenang. Sudah banyak pengorbanan mereka buat kita dan tidak akan pernah kita bisa membalasnya, ayo baktikan diri kita untuk mereka,” ujarnya.
Baca Juga : Tim Nalim, Ojik dan Al Haris Bersatu di Tim Pemenang Haris-Sani
Sebelumnya momen Al Haris yang menceritakan kasih sayang anak kepada sang Ibunda di video TikTok juga viral di media sosial.
Tak tanggung-tanggung video yang berdurasi 59 detik ini sudah ditonton hampir 2,5 juta, yang membuat banyak warganet meneteskan air mata saat menontonnya.
Minta Doa Restu, Al Haris Ingin Berbakti Kepada Ibunda
Dalam video itu, Al Haris menceritakan dirinya semasa kecil yang selalu dirawat oleh ibunya, disuapi saat makan, dipeluk dan dicium setiap saat oleh ibunya. Al Haris selalu diberi kasih sayang, tanpa balasan.
Lalu, Al Haris setelah besar ingin sekali berbakti dan membahagiakan ibunya. Al Haris ingin menyuapi ibunya saat makan. Al Haris ingin mengulang apa yang dilakukan ibunya kepada dirinya saat kecil.
Lihat Juga : Pjs Gubernur Jambi Pimpin Rapat Penanggulangan Covid-19
“Saya ingin merasakan kurang tidur untuk menjaga ibu, memasak untuk ibu, menyuapi ibu makan, mengantar kemana pun Ibu ingin pergi. Saya ingin memeluk dan mencium Ibu setiap saat. Meski semua itu belum bisa membalas jasa seorang Ibu, sehat selalu mak,” kata-kata dalam video itu.(*)
