MUARO JAMBI – Diguyur hujan, kondisi jalan poros Kecamatan Sungai Gelam semakin memburuk. Jalan, mulai menakutkan bagi penguna jalan. Terlebih bagi kendaraan angkutan atau truk. Jalanan, bak kuburan kendaraan. Pasalnya, dari sore hingga pukul 21.30 Wib, lalu lintas terhambat akibat antrian kendaraan yang bertumbangan satu persatu.
Pantauan dinamikajambi.com pada akses utama warga di banyak desa di kecamatan ini, Senin (21/11) sore, ruas jalan terdapat antrian kendaraan di 2 titik. Antrian pertama didapati di Desa Sungai Gelam, dekat objek wisata buatan, Gelam Oasis.
Dilokasi ini, warga sempat menanam pisang sebagai bentuk protes kerusakan jalan baru-baru ini. Hal serupa dilakoni hari ini. Namun, penanaman pisang ditempatkan di sisi jalan.
Sedangkan antrian kedua, terdapat Desa Kebon IX, Dusun Ponorogo. Disini, lalu lintas harus buka tutup hingga menjelang magrib. Antrian kembali terjadi pada malam hari di lokasi yang tak jauh dari antrian sebelumnya. Angkutan sawit berlogo PT BAM, terpuruk di jalan.
