BERITA JAMBI – Terkenal sebagai mantan aktivis yang ‘Sangar’ dan piawai berdemonstrasi pada masa mudanya. Ternyata, Joni Ismed Anggota DPRD Kota Jambi memiliki sisi yang unik, pada kegiatan Reses, Dewan Sangar ini serap aspirasi Emak-Emak soal peralatan masak. Hal ini guna pemberdayaan UMKM Rumah Tangga, Kamis (01/04/2021).
Pantauan DinamikaJambi.com, kegiatan reses di gelar langsung di kediaman Joni Ismed, kawasan Pal 5 Kotabaru. Tampak di hadiri kurang lebih 40 orang, dengan menerapkan Protokol Kesehatan.
Dalam pemaparan materi, Dewan yang terkenal gaya bicaranya blak-blakan dan tegas ini menyampaikan beberapa hal. Pembahasan kegiatan reses oleh angota DPRD ini di mulai dari kebijakan Pemkot, soal Bedah Rumah hingga persoalan peralatan masak Emak-emak.
Baca Juga : Peduli Angka Tuberculosis, Komunitas Eliminasi TBC Sambangi DPRD Kota Jambi
Di hadapan masyarakat, Joni mengatakan, dalam mengentaskan persoalan kesenjangan ekonomi di butuhkan semangat membumikan UMKM. Maka, saat ini di perlukan sumber daya untuk menunjang hal tersebut.
“Saat ini banyak program Pemerintah Kota terkait UMKM. Contoh di Widuri sudah ada yang di realisasikan bantuan Etalase. Silahkan saja bagi Bapak Ibu sekalian ajukan, kalau ada kendala di dinas, Insya Allah saya perjuangkan,” ungkapnya.
Di samping itu, Pria lulusan S1 Ekonomi UNBARI ini juga berpesan. Kedepannya Ketua RT dan Lurah dapat mendata masyarakat yang layak menerima bantuan Bedah Rumah.
Unik, Mantan Aktivis Perjuangkan Aspirasi Emak-Emak
Sebagai mantan Aktivis, biasa menyampaikan teriakan aspirasi di jalanan. Ternyata, di balik kegaharannya dalam berorasi semasa muda, Joni memiliki sisi yang unik.
Tak sungkan-sungkan, mantan Ketua RT selama 11 tahun ini sambut aspirasi emak-emak. Sampai-sampai, urusan peralatan masak Ibu-ibu pun menjadi perhatian Joni Ismed. Anggota DPRD dapil Kotabaru ini, menyarankan masyarakat untuk melakukan pendataan UMKM industri rumah tangga.
Sebab baginya, di tengah pendemi Covid saat ini, di butuhkan penunjang ekonomi tambahan khususnya di bidang kuliner.
Berita Lainnya : Ingin Mati Syahid, Hingga Sebut Ahok, Ini Wasiat Pelaku Serang Mabes Polri
“Kemudian, bantuan peralatan-peralatan masak kue untuk Ibu-ibu. Itu ado bantuannyo, tapi harus berkelompok,” bebernya.
Sontak mendengar hal tersebut, sejanak forum riuh sorak sorai dan tepuk tangan dari Ibu-ibu peserta reses.
“Nah ini jangan di lewatkan, silahkan ini di data dan teruskan ke Ketua RT. Saya perjuangkan nanti pada dinas terkait,” tambahnya.
Deteksi Dini Potensi Terorisme
Tak hanya itu, Joni juga menyoroti beberapa hal di luar materi Reses. Bilangnya, baru-baru ini Indonesia di gegerkan dengan tindakan pengeboman di Gereja Katedral Makassar. Pun, beberapa hari lalu, juga terjadi penembakan di Markas Besar Polri.
Oleh karenanya, Ia berpandangan, daerah Pal 5 Kota Jambi ini banyak berdiri rumah ibadah. Oleh karenanya, dibutuhkan rasa persatuan dalam memerangi potensi-potensi tindakan terorisme.
Lihat Juga Video : Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu, Terdengar Ledakan
“Apalagi pal 5 ini banyak rumah ibadah keluarga besar kita. Jadi, masyarakat harus aktif deteksi dini. Jangan sampai terjadi,” imbuhnya.
Terakhir, tampak beberapa kali masyarakat beri tanggapan soal aspirasi-aspirasi kedepannya. Di mulai dari pengajuan Ambulance Kecamatan. Lalu, pembangunan rumah Zakat di daerah tersebut.(Tr01)
