MERANGIN – Belasan tahun mengabdi, puluhan Satpol PP Merangin di ‘PHK’ Shobraini lewat seleksi. Puluhan Satpol PP temui Pj Bupati Merangin, Rabu (17/1/2024) mengadukan nasibnya.
Sebagai informasi, sebanyak 309 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di evaluasi lewat seleksi administrasi yang berlangsung dari 10 hingga 16 Januari 2024.
Akal-akalan seleksi yang dilakukan pada personil Satpol PP yang telah mengabdi 8 sampai 16 tahun itu, diprotes keras dengan sejumlah keganjilan.
Benar saja, berdasarkan hasil seleksi evaluasi anggota Pegawai Tidak Tetap (PTT) Satpol-pp tersebut mengumumkan 250 orang nama-nama yang lulus tes evaluasi wawancara, tanpa ada 59 anggota.
Sebelumnya sempat mencuat wacana pengurangan jumlah anggota Satpol-PP kabupaten Merangin oleh Kasat Shobraini, namun Komisi I DPRD Merangin saat hearing beberapa waktu lalu meminta agar tidak ada yang dirumahkan atau pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Jangan sampai ada yang dirumahkan, karena tidak ada alasan, apalagi terkait anggaran sudah ada penambahan dari tahun 2023 lalu,” kata Ketua Komisi I Zainal Amri yang juga anggota Banggar belum lama ini.
Sesuai prediksi evaluasi, 59 personil yang kritis, protes sampai demo di DPRD Merangin benar-benar dirumahkan atau bisa juga dikatakan PHK.
“Masa wawancara itu yang ditanya soal demo. Ini nampak nian (Dendam,red) kepada kami,” protes puluhan Satpol PP sebelum menemui Pj Bupati.
Soal disiplin yang dituduh ke personil ini untuk di evaluasi, ternyata 59 personil tersebut tidak semuanya mendapatkan Surat Peringatan (SP).
“Ada yang memang SP, ada yang tidak dapat SP dan ada juga kisruh demo,”sebut salah satu personil.
‘Dendam’ Shobraini dituding pula terbungkus pada anggaran Satpol PP untuk 338 personil. Namun nyatanya, hanya 250 personil. Mereka menuding, Shobraini membesarkan SPPD.
“Itu anggarannya kemana bang. Coba cek perjalanan dinas,” tuding mereka.
Pj Bupati Kasih Harapan
Diketahui, puluhan anggota Satpol-PP Merangin yang dirumahkan sempat mendatangi rumah dinas bupati Merangin untuk mempertanyakan nasib mereka.
Sementara itu, Pj Bupati Merangin H Mukti menanggapi kedatangan puluhan anggota Satpol-PP yang dirumahkan, menyebut masih belum mendapatkan informasi pengumuman itu.
“Nanti akan kita panggil (Kasat Pol PP) dan rapat dulu sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi,” kata Mukti. Rabu (17/01/2024).
Baca Juga : Saat Banggar Anggaran Satpol PP Merangin 338, Kenapa Sekarang 250 Personil?
Mukti berharap, tidak ada anggota Satpol-PP Merangin yang dirumahkan, karena hal tersebut berpotensi menambah angka pengangguran baru.
“Harapan kita memang tidak ada anggota Satpol-PP yang dirumahkan, apalagi ada yang mengabdi dari tahun 2007, mereka kan anak-anak kita semua,” tambah Mukti.
