JAMBI – Disbun Provinsi Jambi Puji Tanjabbar, dan sebut Dinas dan perusahaan Muaro Jambi, Jarang ikut dalam Rapat alias nakal.
Hal ini disampaikan oleh Putri Rainun, selaku Kepala Bidang (Kabid) Standarisasi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Provinsi Jambi, saat memimpin rapat penetapan harga bersama pihak terkait lainnya
Pada rapat di gelar di Ruangan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi ini, Kamis (12/03) turut hadir Perwakilan Biro Ekonomi Provinsi Jambi, Dinas Koperasi Provinsi Jambi, Bidang Perdagangan Disperindag Provinsi Jambi, keterwakilan Dinas perkebunan dari Kabupaten/Kota, serta keterwakilan Perusahaan dan APKASINDO.
Baca juga : Harga Sawit di Jambi Turun, Putri : Seperti Terjun Payung
Dikatakan Putri, bahwa jelang pelaksanaan rapat ini, pihaknya sudah kirimkan surat ke Kabupaten/Kota, untuk dapat memberikan informasi surat ke perusahaan, agar melaporkan aktifitas penjualan dan hadir saat rapat.
“Untuk perhitungan indeska, perusaan dan Dinas Perkebunan diwajibkan hadir, minimal 3 kali berturut-turut,” katanya.
Ia membeberkan, dalam rapat kali ini Dinas perkebunan kabupaten kota yang hadir, yakni Merangin, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Sedangkan yang lainnya, tidak datang.
“Semga kedepannya perusahaan, yang berada di wilayah bapak semakin aktif lagi, di dalam pembahasan indeska dan rapat TBS ini,” tambahnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Puji Tanjabbar
Tak tanggung-tanggung, dihadapan seluruh tamu yang hadir, Kabid Standarisasi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Provinsi Jambi ini puji, sikap Dinas Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) selalu tertib dalam mengikuti rapat, beda dengan Muaro Jambi.
“Muaro Jambi, paling dekat, paling banyak pabrik, paling banyak tidak hadir,” jelasnya dalam rapat.
Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak APKASINDO yang punya akses untuk bisa menyampaikan ke Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi, agar menekankan dinas dan perusahaannya supaya bisa hadir dalam rapat.
“Dengan demikian, kedepannya bisa lebih baik lagi dalam memperoleh harga TBS ini,” lugasnya. (Paw)
