Proyek ‘Rumah Hantu’ PU Provinsi Di Desa Tri Mulya Jaya

MUARO JAMBI – Anggaran ratusan juta yang di gelontorkan Pemerintah Provinsi Jambi, pada proyek pembangunan sumur bor di Desa Tri Mulya Jaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi tampaknya tidak Proyek membuahkan hasil.

Minimnya perhatian pemerintah membuat pembangunan yang menelan biaya besar itu tidak ada gunanya.

Tidak terurus dan terbengkalai, pembangunan yang dimaksudkan agar memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat ini, kondisinya bagaikan sebuah bangunan tua tanpa penghuni.

Kepala Desa Tri Mulya Jaya, Yasir mengungkapkan. Pembangunan fasilitas umum tersebut salah tempat. “Menurut saya itu salah tempat, harusnya dirikan lokasinya berdekatan dengan pondok pesantren biar bisa beroperasi,” jawabnya kala dibincangi, Jumat (22/12).

Yasir malah seolah pasrah dan meletakkan tanggungjawab. “Semuanya, saya sudah pasrahkan ke Kepala Dusun 1 dan RT setempat,” ujar Kades Tri Mulya Jaya itu dirumahnya.

Di tempat terpisah, Ketua RT.01 Desa Tri Mulya Jaya, Darsono mengatakan bahwa pernah diberikan uang sejumlah Rp.500 ribu untuk biaya perawatan. Namun, hanya satu kali tanpa kelanjutan. “Memang benar saya di kasih uang Rp.500 ribu untuk perawatan. Cuma satu kali itu di berikan, dan itu sudah saya jalankan. Semua saya bikin nota pengeluaran nya,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, Ketua RT.01 Desa Tri Mulya Jaya itu meminta pemerintah turun tangan. Agar, sebutnya bangunan tersebut tidak sia-sia dan bisa dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak.

“Semoga ada penyuluhan. Bagaimana yang harus dilakukan oleh masyarakat. Bukan lepas tangan begini, gimana dengan pipa yang di salurkan masyarakat dan meteran air,” harap Darsono.

Sementara itu, Kepada Dusun (Kadus) 01, Imam Baidowi menjelaskan. Dirinya telah mengundurkan diri sebagai Kadus dan tidak tahu menahu tentang proyek tersebut

“Saya sudah mengundurkan diri bulan ini. Masalah proyek PU Sumur BOR itu tidak paham. Setahun saya, pihak Pemerintah Desa memasrahkan kepada RT, bukan saya,” tandas Imam saat dihubungi melalui sambungan udara. (Tr01/Raw)