Proyek Jembatan di Merangin Persempit DAS, Ini Ancamannya

MERANGIN – Proyek pembangunan jembatan bersumber APBN oleh PT Maju Karya Utama di Kabupaten Merangin persempit DAS, sejumlah ancaman pun mencuat.

Penyempitan Daerah Aliran Sungai (DAS) skala besar terus dilakukan oleh kontraktor pelaksana pada pembangunan jembatan duplikat Sungai Merangin.

Dampak ini, mulai jadi sorotan publik. Penimbunan ribuan ton tanah terus dilakukan, mempersempit aliran sungai.

Dampak pembangunan ini, harus menjadi atensi khusus bagi DPRD Merangin, Dinas PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup. Pun demikian dengan DPRD Provinsi.

Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM) mengingatkan hal ini. Kasus yang sama pernah terjadi saat pembangunan Jembatan Batang Bungo-Batang Tebo.

“Bayangkan dari awal bulan agustus hingga saat ini, penimbunan ribuan ton tanah trus dlakukan..!! Siapa yang berani jamin setelah pekerjaan selesai, normalisasi sungai itu dikembalikan kebentuk semula?,” tegas Masroni, dari F-BPM, Jumat (21/8/20).

Ancaman Persempit DAS

Selain menganggu aliran sungai, ancaman lain pembangunan jembatan di Merangin persempit DAS itu akan berdampak pada masyarakat setempat. Terlebih, pada warga yang memanfaatkan sungai sebagai mata pencarian.

“Empat ratus meter ke belakang ada teluk. Disana banyak warga kami mencari ikan disana. Sementara saat debit air naik, timbunan yang ada sekarang pasti akan menutup teluk itu,” terangnya.

“Transpostasi tradisional tidak anda pikirkan!,” sambungnya.

Baca Juga : Cek Jembatan 16 M, Dewan Minta Yang Rusak Segera Diperbaiki

Baca Juga : Sim Salabim, Jembatan Ini Dibangun Pemprov Setelah Dibatalkan Pemkab Merangin

Rupanya, F-BPM sudah menyampaikan DLH saat tengah berada di lokasi. Bilang Roni, dinas terkait mendapati hal senada.

“Kita terima kasih APBN masuk ke daerah kita. Tapi kalau DAS dibuat seperti ini, secara kasat mata DAS tinggal 70 Meter F-BPM menolak..! saya ajak warga saya demo nanti,” tegasnya.

Pekerjaan pembangunan ini, patut dipertanyakan. Mengunakan dana APBN, namun peralatan dan pekerjaan sudah tidak kelasnya lagi

“Dilaut aja orang bangun jembatan ngak ada cara kerja seperti ini. Bersihkan kali aja, alat berat bisa merapung diatas air anda pikir itu..!,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pembangunan jembatan ini disebut menyedot duit Rp 40 Milyar. Panjang jembatan sekitar 143 meter dengan lebar dibangun sekira 9 meter. (Red)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page