PMK Serang Ratusan Ternak di Jambi, Kenali Gejala dan Tanda-tandanya Berikut

BERITA JAMBI – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serang ratusan ternak qurban di Jambi. Jangan sampai lengah, kenali gejala dan tanda-tandanya pada hewan ternak.

Diketahui, beberapa pekan belakangan, penyakit PMK berangsur menyerang hewan ternak di Jambi. Dari data yang diperoleh, terhitung pada 25 Juni lalu, dari 694.731 populasi ternak di Jambi, sebanyak 858 ekor dinyatakan terpapar PMK.

Baca Juga : Ngeri, Seorang Ibu Tega Gigit Anak Kandungnya Hingga Tewas

Kendati demikian, dari 858 ekor tersebut, sebanyak 409 ekor ternak dinyatakan sembuh dari PMK. Atas hal itu, hingga awal Juli mendatang Pemerintah Provinsi Jambi telah targetkan 4.900 dosis vaksinasi.

Bahkan, Pemprov telah membentuk Tim Gugus Pencegahan Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku Provinsi Jambi, yang diketuai langsung oleh Sekda H Sudirman.

PMK Ternak Qurban Jambi

Ketua Tim Gugus, Sudirman menuturkan, terdapat beberapa gejala yang menandakan hewan ternak terindikasi PMK. Dimulai dari terjadi pelepuhan pada bagian mulut, gusi, hingga kuku hewan ternak.

“Penyakit ini tanda tandanya adalah pembentukan vesikel/lepuh dan erosi pada mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan kulit sekitar kuku,” jelasnya, pada Rapat Kordinasi Pencegahan Penyebaran PMK, Senin (27/06/2022) lalu.

Tak Menular ke Manusia

Lebih lanjut, penyakit hewan ternak tersebut, disebabkan oleh virus akut, pada umumnya menyerang hewan berkuku genap/belah.

Selanjutnya, hewan ternak yang terpapar PMK, mengalami penurunan berat badan. Tentunya, hal ini membawa dampak ekonomi bagi para pelaku usaha ternak. Kendati demikian, Sudirman memastikan, PMK tak dapat menular pada manusia.

“Tidak dapat menular ke manusia,” tegasnya.

“Penurunan bobot badan pada ternak dan estetika. Sehingga, nilai jual ternak menurun dan masyarakat umum mengalami kesulitan mendapatkan ternak yang sehat,” tuturnya.

Hewan Qurban

Guna mengatasi keresahan di masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah mendatang, pihaknya telah mencanangkan beberapa upaya pencegahan maupun penanganan.

Selain menargetkan 4.900 dosis vaksin, juga akan melalukan sosialisasi, edukasi serta pengawasan pada hewan Qurban yang dimulai dari tanggal 28 Juni hingga 11 Juli 2022 mendatang.

“Sosialisasi/Komunikasi Informasi dan Edukasi Pemotongan Qurban, serta Pemantau dan Pengawasan Pelaksanaan Qurban pada masa terjadinya penyakit PMK di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.” kata Sekda.

(Rpa)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube